SURABAYAPAGI.COM, Paris - "Kami ingin melihat meningkatnya partisipasi Eropa dalam perekonomian kami, dan kami juga siap untuk masuk ke dalam pasar ekonomi Uni Eropa. Kami meyakini bahwa hubungan ini bersifat simbiotik, Eropa memiliki ilmu pengetahuan, teknologi, pendanaan, pengalaman bertahun-tahun dalam manajemen dan ekonomi; sementara kami memiliki sumber daya strategis, mineral penting, serta komoditas pertanian yang akan saling menguntungkan dalam kerangka kerja sama strategis ini," kata Prabowo seperti dalam keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden diterima Senin (14/7/2025).
Hal itu disampaikan Prabowo saat pertemuan bilateral dengan Presiden Dewan Eropa António Costa di Gedung Europa, Brussel, Belgia Minggu (13/7/2025) waktu setempat. Prabowo mengatakan Indonesia siap masuk ke dalam pasar ekonomi Uni Eropa.
Pesan Prabowo ke Cak Imin
Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar, Prabowo menitip pesan agar seluruh menteri bekerja dengan serius. Terlebih saat Prabowo sedang melakukan lawatan ke luar negeri.
"Presiden lebih menekankan selama di luar negeri para menteri diminta bekerja serius," ungkap Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, kepada wartawan selepas pengukuhan PB IKA PMII di Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (13/7/2025).
Cak Imin katakan Presiden Prabowo Subianto tengah melakukan kunjungan kenegaraan di Belgia. Di tengah agenda kenegaraan itu, Prabowo memimpin rapat bersama tujuh Menteri koordinaor (menko) Kabinet Merah Putih membahas sejumlah isu yang terjadi di Indonesia.
Rapat digelar pada Sabtu (12/7) melalui konferensi video. Saat memimpin rapat dari Belgia, Prabowo tampak didampigi oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.
"Sehari sebelum melakukan serangkaian kegiatan di Belgia untuk memenuhi undangan dari Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Presiden Dewan Eropa António Costa, dan Raja Belgia Philippe Léopold Louis Marie, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama tujuh menteri koordinator Kabinet Merah Putih beserta Menteri Sekretaris Negara, Bapak Prasetyo Hadi, yang dilakukan melalui konferensi video, pada Sabtu, 12 Juli 2025," tulis akun Instagram Sekretariat Kabinet.
Penuhi Undangan Presiden Prancis
Rapat dimulai pukul 17.00 WIB. Prabowo membahas sejumlah topik mulai dari penegakan hukum hingga potensi cuaca ekstrem yang terjadi di Indonesia.
"Presiden Prabowo membahas berbagai hal terkait dengan bidang koordinasi masing-masing menteri, antara lain komitmen pemerintah dalam penegakan hukum di Indonesia, perkembangan program Sekolah Rakyat, dan kemajuan inisiatif Koperasi Merah Putih," tulis keterangan Sekretariat Kabinet.
"Selain itu, Kepala Negara juga membahas kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem yang terjadi di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan provinsi lainnya, serta berbagai agenda strategis lainnya," sambungnya.
Setelah melakukan serangkaian agenda di Belgia, Prabowo rencananya akan langsung terbang ke Prancis untuk memenuhi undangan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Prabowo dijadwalkan menghadiri Bastille Day atau Hari Nasional Prancis, pada 14 Juli mendatang. n ec/jk/rmc
Editor : Moch Ilham