Dukung Pemerintah Indonesia Lestarian lingkungan, MSJA Jadi Perusahaan Terbaik

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Jakarta - PT Multi Spunindo Jaya (MSJA) mencapai prestasi tersendiri di industri nonwoven dengan menjadi 40 perusahaan terbaik di dunia.

Sebagai perusahaan asli Indonesia, Marketing Manager PT MSJA Oko Setiaboedi menerangkan bahwa pihaknya bersama 39 perusahaan terbaik versi The Nonwovens Industry Magazine pada September 2024 akan terus berinovasi memberikan kontribusi positif untuk pelanggan nonwoven di dalam negeri maupun mancanegara melalui teknologi yang dimilikinya.

"Keberhasilan ini kami dapatkan dari kegigihan dan komitmen kami dari seluruh departemen perusahaan yang saling berhubungan untuk menjadikan perusahaan kami memimpin industri nonwoven," ucapnya dalam keterangan tertulis. Kamis (24/10/2024).

Dengan menjunjung tinggi tata nilai perusahaan, Oko Setiaboedi menekankan MSJA akan terus memperhatikan kebutuhan pelanggannya dan memberikan solusi terkait permasalahan nonwoven dengan meningkatkan kualitas keryawannya melalui MSJA Academy.

"Kami memiliki nilai perusahaan yang selalu kami tanamkan kepada seluruh karyawan kami sehingga mereka memiliki pemahaman yang tepat terkait visi, misi dan corporate value perusahaan untuk menjaga agar tata nilai perusahaan yang kami tanamkan dapat berkelanjutan," sambungnya.

Oko meyakini, inovasi pelanggan nonwoven untuk membuat produk jadi akan terus bergerak sehingga perusahaannya turut berinovasi memberikan layanan terbaik. 

"Kami yakin permintaan nonwoven dari semua pasar baik domestik maupun internasional akan terus meningkat," tegasnya.

Tak hanya fokus pada inovasi produk, MSJA juga memperhatikan pelestarian lingkungan untuk mendukung pemerintah Indonesia mengatasi perubahan cuaca ekstrem dan mencapai nol emisi karbon di tahun 2060, dengan melakukan pemasangan panel surya skala industri sebagai pembangkit listrik.

"Sejak April 2023 lalu hingga Agustus 2024, MSJA telah merealisasikan pengurangan emisi karbon sebesar kurang lebih 2,9 juta ton. Tentunya harus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya agar kami dapat melanjutkan pembaharuan investasi, mesin-mesin produksi di beberapa tahun ke depan," terangnya.

Oko pun berharap kestablian politik internasional tetap terjaga agar perekonomian dunia tetap kondusif agar nilai investasi khususnya industri nonwoven dapat ditingkatkan untuk memenuhi pasar domestik maupun mancanegara. Byb

Berita Terbaru

Raffi Ahmad, Lirik Rp 429,25 miliar dari IPO

Raffi Ahmad, Lirik Rp 429,25 miliar dari IPO

Rabu, 24 Jun 2026 15:02 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selebritas Raffi Ahmad, melalui PT RANS Intertainmen Indonesia Tbk (RANS) masuk dalam antrean pencatatan perdana saham atau…

Michael, Pernah Dinobatkan The Best CEO of Innovation

Michael, Pernah Dinobatkan The Best CEO of Innovation

Rabu, 24 Jun 2026 14:58 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Nama Michael Steven bukan sosok baru di industri jasa keuangan Indonesia. Melansir berbagai sumber, ia dikenal sebagai pendiri PT…

Messi, Semakin Sulit Disaingi

Messi, Semakin Sulit Disaingi

Rabu, 24 Jun 2026 14:55 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 14:55 WIB

"Ada saat-saat di mana saya benar-benar marah karena gagal mengeksekusi penalti, tetapi saya berhasil menebusnya."Lionel Messi, Kapten Timnas…

Bos Kresna Life Larikan Rp337,4 Miliar, Ditangkap di Maroko

Bos Kresna Life Larikan Rp337,4 Miliar, Ditangkap di Maroko

Rabu, 24 Jun 2026 14:54 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelarian Michael Steven, tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang dan gagal bayar PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life)…

DJP Jatim Sita 230 Aset Penunggak Pajak, Nilai Tunggakan Capai Rp 621 Miliar

DJP Jatim Sita 230 Aset Penunggak Pajak, Nilai Tunggakan Capai Rp 621 Miliar

Rabu, 24 Jun 2026 14:51 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 14:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) wilayah Jawa Timur menyita 230 aset milik wajib pajak yang menunggak dalam kegiatan Pekan Sita S…

Bangunan eks Hotel Sultan, untuk Sport Tourism

Bangunan eks Hotel Sultan, untuk Sport Tourism

Rabu, 24 Jun 2026 14:50 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, lahan dan bangunan eks Hotel Sultan sudah dieksekusi dan diserahkan ke negara.Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus…