Bursa Taruhan Pilpres AS Capai US$ 2 Miliar: Kemenangan Trump 60,7 Persen, Harris 39 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Los Angeles - Dalam sepekan terakhir, taruhan di platform prediksi seperti Polymarket Trump vs Harris menunjukkan keunggulan signifikan bagi Donald Trump dibandingkan dengan Kamala Harris dalam Pemilihan Presiden AS 2024.

Data terbaru dari platform tersebut mencatat triliuner tersebut memiliki probabilitas kemenangan sebesar 60,7 persen, sementara Harris hanya mendapatkan 39 persen. Volume taruhan di pasar prediksi ini telah mencapai angka lebih dari US$2 miliar, mencerminkan tingginya minat publik terhadap hasil pemilu yang akan datang.

Polymarket dikenal sebagai salah satu platform prediksi yang sering digunakan oleh pengguna cypto untuk memasang taruhan terkait berbagai peristiwa, termasuk pemilihan presiden.

utama di mana tren dukungan terhadap Trump terus meningkat, mencerminkan antusiasme terhadap kebijakan pro-kriptonya.

Dukungannya sudah terlihat pada taruhan Polymarket Trump vs Harris yang mencerminkan sentimen para bettor yang melihat kebijakan ini sebagai faktor kunci untuk mendorong lonjakan harga Bitcoin ke level tertinggi baru, dengan potensi mencapai US$90.000 jika Trump menang.

Blockchainmedia.id menulis, taruhan pada platform Polymarket pemilu AS 2024 telah menjadi barometer untuk mengukur bagaimana komunitas cryptocurrency mendukung Trump dalam pemilihan ini.

 

Empat Akun Dukung Trump

Pasar taruhan di platform prediksi seperti Polymarket, sampai Jumat (25/10) mengunggulkan  Donald Trump dibandingkan Kamala Harris dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) 2024.

Empat akun secara kolektif telah menghabiskan lebih dari US$ 28 juta atau Rp 435,37 miliar untuk bertaruh mendukung Trump.

"Akun trader itu didanai dari pertukaran kripto terpusat yang terkenal, yang oleh outlet lain diidentifikasi sebagai bursa yang berbasis di AS," kata juru bicara perusahaan dikutip dari CNBC, Jumat (25/10/2024).

Penyelidikan atas perdagangan Polymarket dilakukan karena pasar taruhan politik telah mengambil peran jauh lebih menonjol dalam siklus pemilihan 2024.

Polymarket sendiri merupakan platform pasar prediksi terdesentralisasi yang dibuat di atas jaringan blockchain Ethereum dan Polygon. Lewat Polymarket ini siapapun bisa membuat pasar taruhan untuk memprediksi peristiwa di masa depan. Berbeda dengan pasar prediksi tradisional, Polymarket dianggap lebih aman dan transparan karena menggunakan teknologi blockchain.

Pendukung Trump telah menggembar-gemborkan kesenjangan peluang Polymarket yang semakin lebar dengan lawannya Kamala Harris. Hal itu dianggap sebagai bukti bahwa dukungan terhadap Trump semakin meningkat, meskipun pergeseran tersebut berbeda dari sebagian besar jajak pendapat nasional yang menunjukkan persaingan ketat.

CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk menyatakan bahwa pasar taruhan lebih akurat daripada jajak pendapat, karena uang sebenarnya yang dipertaruhkan.

Sementara itu, Polymarket menekankan bahwa pasar prediksi bukanlah jajak pendapat. Pasar prediksi disebut mengukur kemungkinan terjadinya suatu peristiwa, bukan persentase orang yang berniat mengambil tindakan seperti memberikan suara pada hari pemilihan.

"Sayangnya, kesalahpahaman mendasar ini bertanggung jawab atas banyaknya misinformasi tentang Polymarket dan platform pasar prediksi lainnya," kata perusahaan tersebut.

Sampai Kamis (24/10) pagi, total posisi akun pada taruhan pemilihan presiden bernilai sekitar US$ 28,6 juta, menurut data Polymarket. Keempat akun tersebut yakni Fredi9999, Theo4, PrincessCaro dan Michie yang termasuk di antara lima pemegang teratas di pihak pro-Trump dalam taruhan Polymarket tentang siapa yang akan memenangkan Pilpres AS.

Akun pedagang tersebut juga bertaruh lebih dari US$ 7 juta bahwa Trump akan memenangkan suara terbanyak atas Harris. Individu ini disebut mengambil posisi yang terarah berdasarkan pandangan pribadinya tentang pemilu.

Dukungan yang lebih kuat dari taruhan Polymarket Trump vs Harris terhadap pria asal New York tersebut mencerminkan bahwa komunitas cryptocurrency saat ini lebih condong ke arahkebijakan triliuner itu yang dilihat lebih ramah terhadap kripto.

 

Trump Lebih Bersahabat Crypto

Dukungan untuk dirinya dari komunitas kripto semakin jelas ketika melihat data Polymarket Trump vs Harris. Ia telah menyatakan niatnya untuk membuat pemerintah AS di bawah naungannya menjadi lebih bersahabat dengan industri crypto. Ini menjadi sinyal positif bagi para investor dan penggiat kripto yang menginginkan regulasi yang lebih transparan.

Penggunaan Bitcoin dalam kampanyenya juga menjadi langkah revolusioner yang pertama kali dilakukan oleh seorang kandidat presiden. Hal ini menegaskan komitmen Trump untuk mempromosikan adopsi crypto di AS, menjadikannya kandidat yang sangat disukai oleh komunitas cryptocurrency.

Sebaliknya, Harris masih belum memberikan sinyal yang jelas mengenai sikapnya terhadap kripto, yang mengakibatkan ketidakpastian bagi para pelaku pasar.

 

Kanye West Tarik Perhatian

Di luar persaingan utama antara Trump dan Harris, Kanye West juga mencuri perhatian di Polymarket, meskipun dengan probabilitas kemenangan yang sangat kecil, yakni di bawah 1 persen. Namun, volume taruhan terhadap West telah mencapai hampir US$9 juta, menunjukkan bahwa meski peluangnya sangat tipis, minat publik terhadapnya masih cukup besar.

Meskipun sebagian besar pemilih tidak menganggap Kanye West sebagai kandidat presiden AS yang serius, popularitasnya di kalangan tertentu mendorong sejumlah orang untuk tetap bertaruh pada kemungkinan kemenangannya.

Volume taruhan yang mendekati US$9 juta mencerminkan bahwa, meskipun kecil, masih ada perhatian terhadap kehadiran Kanye dalam pemilu kali ini.

Melihat taruhan di Polymarket pemilu AS 2024, fenomena Kanye West ini merupakan salah satu dari banyak dinamika menarik yang muncul menjelang Pemilu Presiden 2024 n bl/cnbc/int/nyc/rmc

Berita Terbaru

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Dalam Rakernas Ke-53, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Undang Rocky Gerung             SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam peringatan HUT PDI Perju…

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Akhirnya KPK tetapkan lima tersangka terkait operasi tangkap tangan pejabat pajak di Jakarta Utara (Jakut). Salah satu tersangka…

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Beberapa hari ini sebuah video beredar luas di media sosial. Video yang memperlihatkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saat…

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tata Cahyani mencuri perhatian di prosesi siraman putranya bersama Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur, Jumat lalu. Ia mengenakan…

Yakobus 4:7

Yakobus 4:7

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - "Tunduklah kepada Allah. Lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu". Karena itu, pendeta saya mengajak tunduklah kepada…

Pilkada Melalui DPRD, Ada Cagub Setuju, Murah!

Pilkada Melalui DPRD, Ada Cagub Setuju, Murah!

Minggu, 11 Jan 2026 19:34 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Usulan pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD, kian hiruk pikuk. Partai berlambang banteng  menyatakan tetap mendukung …