Shalawat Kebangsaan di Bangkalan

Habib Syech Apresiasi Pencapaian Khofifah Bangun Jatim di Periode Pertama

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Calon Gubernur Jawa Timur Nomor Urut 2 Khofifah Indar Parawansa hadir dalam kegiatan Shalawat Kebangsaan Bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf. SP/ RIKO
Calon Gubernur Jawa Timur Nomor Urut 2 Khofifah Indar Parawansa hadir dalam kegiatan Shalawat Kebangsaan Bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf. SP/ RIKO

i

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Calon Gubernur Jawa Timur Nomor Urut 2 Khofifah Indar Parawansa hadir bersama ribuan warga masyarakat Madura dalam kegiatan Shalawat Kebangsaan Bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf yang digelar dalam rangka Hari Santri Nasional di Lapangan Kahyangan Burneh, Bangkalan, Minggu (27/10/2024) malam.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh  keluarga besar Majelis Keluarga Besar Pondok Pesantren Syaichona Cholil, dan juga Majelis Keluarga Pondok Pesantren Nurul Cholil. Turut serta dalam kegiatan ini KH. Ahmad Fuad Nur Hasan dari Sidogiri, Kyai Jazuli Nur dari Bangkalan, para Kyai Bu Nyai dari berbagai daerah di Madura serta  Haji Khaerul Umam atau yang akrab disapa Haji Her.

Di kesempatan ini, secara khusus Habib Syech menyampaikan apresiasinya atas begitu banyak capaian prestasi, kemajuan pembangunan, dan juga capaian di berbagai bidang dalam kepemimpinan Khofifah dan Emil Dardak di periode pertama.

“Terima kasih kami ucapkan pada ibu Khofifah, yang alhamdulillah capaian-capaian yang istimewa berhasil dicapai di bawah kepemimpinan beliau. Dan mudah-mudahan apa yang menjadi hajat kita bersama bisa dikabulkan oleh Allah SWT,” kata Habib Syech.

Sebagaimana diketahui, selama Khofifah menjabat ada sebanyak 700 lebih penghargaan diterima Jatim baik dari skala regional, nasional hingga internasional. Jatim berhasil menjadi provinsi terdepan di bidang pendidikan, berhasil signifikan menurunkan kemiskinan dan memajukan sektor pendidikan. Dan banyak lagi pembangunan dicapai demi upaya penyejahteraan warga masyarakat Jatim. 

“Maka kita juga doakan bersama agar apa yang menjadi hajat Ibu Khofifah dimudahkan dan dikabulkan oleh Allah SWT,” imbuh Habib Syech disambut amin oleh puluhan ribu masyarakat yang hadir. 

Di sisi lain, di momen ini, Khofifah menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri menunjukkan bagaimana peran pesantren dan santri dalam menegakkan kemerdekaan RI.

Setelah kemerdekaan diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, para penjajah masih belum mengakui kemerdekaan Indonesia. Bahkan tentara Inggris masih datang ke Indonesia dan melakukan agresi di Surabaya. 

Dalam kondisi tersebut, pendiri NU KH Hasyim Asy’ari mengeluarkan fatwa pada seluruh santri dan pesantren untuk Jawa dan Madura. Bahwa membela kemerdekaan RI adalah fardu ain. Fatwa ini kemudian diserukan sebagai Resolusi Jihad.

Dengan kobaran resolusi jihad itu, para santri, kiai di seluruh pesantren bersemangat untuk membela tanah air dan berjuang melawan penjajah.  

“Maka pesantren, kiai dan santri adalah pejuang terdepan dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan RI. Pesantren kiai dan juga santri adalah bagian penting dalam negeri ini,” ujar Khofifah.

Untuk itu, semasa memimpin Jatim, begitu banyak perhatian yang dilakukan Khofifah pada pesantren yang ada di Jawa Timur. Tak hanya dalam bentuk pembangunan infrastruktur, namun Khofifah juga konsen membangun SDM pesantren dan juga pemberdayaan ekonomi pesantren.

“Dalam kurun waktu lima tahun 2019-2024, total ada sebanyak 5.683 penerima manfaat beasiswa S1, S2 dan S3 dari Pemprov Jatim, yang semuanya adalah santri dan guru madrasah diniyah, dan dosen mahad Aly di Jatim. 

Rincinya yaitu 3.080 untuk penerima beasiswa program S1, 1.355 penerima beasiswa program S2, 130 penerima beasiswa program S3. Dan tak ketinggalan ada 995 penerima beasiswa program M1 dan M2 atau setara S1 dan S2 di Ma’had Aly yang merupakan perguruan tinggi khas pesantren.

“Tidak ketinggalan, demi meningkatkan SDM pesantren kita juga memberikan beasiswa program S1 di Universitas Al Azhar Mesir. Per tahun ada 30 mahasiswa yang kita kirim ke Mesir, dan alhamdulillah per tahun ini kuotanya menjadi 33 orang,” ujarnya.

Kegiatan Sholawat Kebangsaan ini larut membawa para jamaah dalam khusyuknya shalawat yang langsung dipimpin oleh Habib Syech. Mereka juga kompak mendoakan agar Khofifah kembali memimpin Jawa Timur di periode kedua. rko

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…