Tingkatkan Partisipasi Pemilih, Ketua Komisi A Minta KPU Optimalkan Peran Badan Ad-Hoc

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat sebesar 77 persen dalam Pilkada Serentak 2024 Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya Yona Bagus Widyatmoko, meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya untuk mengoptimalkan peran badan ad-hoc, seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).


“Kita semua punya tanggung jawab moral kepada masyarakat agar mereka berpartisipasi aktif dalam pemilihan ini. Tinggal satu bulan lagi, peran badan ad-hoc sangat strategis untuk mengajak masyarakat datang ke TPS,” ungkap Yona Bagus Widyatmoko.


Menurut Yona peran PPK dan PPS sangat penting karena mereka adalah warga lokal yang memiliki kedekatan dengan masyarakat setempat. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu menyosialisasikan pentingnya berpartisipasi dalam Pilkada dan mengajak warga untuk menggunakan hak pilihnya.


Ia juga menyebutkan bahwa jumlah pemilih di setiap TPS pada Pilkada Serentak 2024 ini akan meningkat dua kali lipat dibandingkan Pemilihan Umum Februari 2024 lalu. Oleh karena itu, Politisi Partai Gerindra ini mendorong KPU untuk memanfaatkan waktu satu bulan yang tersisa dengan memaksimalkan PPK dan PPS dalam melakukan sosialisasi masif di setiap kecamatan dan kelurahan.


“Mumpung masih ada sisa satu bulan, tolong peran PPS dan PPK lebih dimasifkan untuk menyentuh kelompok-kelompok masyarakat,” tegas Yona.
“Saya masih berharap ini bisa dilakukan, mengingat hingga saat ini sosialisasi belum terasa maksimal,” tambahnya.


Lebih lanjut, Yona juga meminta KPU untuk memberi perhatian khusus terhadap karakteristik pemilih di Surabaya, yang terbagi dalam dua kategori, yakni masyarakat di wilayah pedukuhan dan perumahan.


Menurutnya, pemilih di area perumahan cenderung memiliki partisipasi rendah, sehingga diperlukan terobosan baru untuk mengatasi tantangan ini.


“Ini adalah PR besar bagi KPU, bagaimana melibatkan PPK dan PPS untuk turun ke lapangan. Ini bukan sekadar urusan pasangan calon, tetapi bagaimana agar anggaran APBD sebesar Rp170 miliar benar-benar digunakan dengan baik sehingga hasil Pilkada sesuai harapan,” pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…