DKPP Ngawi: Harga Panen Tembakau Bagus, Tembus Rp 52 Ribu per Kilogram

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani tembakau di wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur saat musim panen. SP/ NGW
Ilustrasi. Petani tembakau di wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur saat musim panen. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Musim tembakau tahun 2024 kali ini menjadi berkah tersendiri bagi para petani di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Pasalnya menurut Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat pada tahun 2024, harga tembakau tergolong cukup bagus yakni tembus Rp 52 ribu per kilogram.

Menurut Kepala Bidang Perkebunan dan Hortikultura, DKPP Kabupaten Ngawi Hendro Budi Suryawan, meski curah hujan yang mulai turun di Kabupaten Ngawi sedikit mempengaruhi produksi tembakau pada panen ketiga di bulan Oktober ini dan turun di kisaran 1,5 ton hingga 1,6 ton, kualitasnya pun masih bagus.

"Meski dari jumlah panen turun, namun harga jual tetap bagus. Hal itu karena petani tembakau Ngawi telah bekerja sama dengan mitra yang membutuhkan produk. Bahkan untuk kualitas bagus harga bisa tembus Rp 55 ribu per kilogram," ujarnya, Kamis (31/10/2024).

Lebih lanjut, harga jual pasca-panen yang tinggi membuat luasan tanam komoditas tembakau di Ngawi tahun 2024 meningkat dari tahun lalu. Petani beralih menanam dari padi ke tembakau saat memasuki musim kemarau mulai bulan Mei ataupun Juni.

Guna memaksimalkan hasil panen, DKPP Kabupaten Ngawi terus mendampingi dan memberikan penyuluhan agar petani mulai menanam tembakau sekitar bulan Mei setiap tahunnya.

"Hal itu mengantisipasi jika bulan Oktober saat panen ketiga memasuki musim hujan, petani tidak rugi. Hal itu karena semakin panas, kualitas daun tembakau yang dipanen semakin bagus," kata dia.

Sementara itu, untuk sentra tanam tembakau di Ngawi terdapat di Kecamatan Karangjati, Pangkur, Padas, dan Bringin, serta beberapa rintisan di Jogorogo, Kendal, Sine, Ngrambe, dan lainnya. Total produksi tembakau tahun 2024 tercatat di kisaran 2.500-3.000 ton. ng-01/dsy

Berita Terbaru

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian yang membuat banyak warga terheran-heran, ditemukan seorang bayi dalam keadaaan terkunci di dalam mobil di kawasan Jalan…

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memanfaatkan momentum Hari Kartini 2026 untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan …

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral di media sosial (medsos) terkait unggahan video yang menampilkan pusara angin bak tornado di sekitar…

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…