Menag Nasaruddin Umar Berikan Pembinaan ASN Kemenag Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Tegaskan Wujudkan Kementerian Agama yang Bersih

SURABAYAPAGI, Sidoarjo - Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Nasaruddin Umar memberikan pembinaan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur pada Kamis (14/11). Kegiatan ini diikuti oleh para ASN Kementerian Agama Jawa Timur secara luring di aula kanwil dan secara daring di 38 kabupaten/kota melalui aplikasi Zoom.

Pembinaan ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur beserta para pejabat administrator, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Staf Khusus Menteri Agama, dan Direktur Pondok Pesantren Kementerian Agama.

Dalam pembinaannya, Menag menegaskan bahwa Kementerian Agama tidak boleh bubar. “Pengadilan Agama sudah bergabung dengan Mahkamah Agung, zakat sudah ditangani Baznas, wakaf sudah ditangani BWI, haji sudah ditangani badan sendiri. Bapak/Ibu, untuk menjaga keutuhan Kementerian Agama, marilah kita melakukan tugas yang menjadi tanggung jawab kita dengan jujur dan seprofesional mungkin,” tutur Menag.

Menag mengungkapkan Kementerian Agama bukan kementerian biasa. Ia mengibaratkan Kementerian Agama sebagai sapu untuk membersihkan kalbu umat beragama. “Karena sapu adalah yang membersihkan, jangan sampai sapu tersebut kotor,” ujar pria asal Sulawesi Selatan ini.

Menurut Menag, keberhasilan Kementerian Agama bisa dilihat dari kondisi masyarakatnya. “Apapun agama yang dianut masyarakat tersebut, mari kita lihat kondisi masyarakatnya, apakah semakin dekat dengan substansi agamanya, apakah semakin adil, semakin bijak, tidak ada kejahatan seksual, tidak ada korupsi,” terang Menag.

Di hadapan lebih dari 400 (empat ratus) peserta yang memenuhi aula, Menag menegaskan tidak mungkin ada negara kuat jika masyarakatnya berantakan. “Kita tidak boleh hanya fokus pada indeks kesehatan ibu dan bayi, atau kematian orang. Kematian bukan hanya terjadi pada orang, umat juga bisa mati, masyarakat juga bisa mati. Salah satu penyebab hancurnya masyarakat adalah keretakan rumah tangga. Kebanyakan para pecandu narkoba adalah anak dari keluarga broken home,” terang Menag.

Oleh karena itu, Kementerian Agama sebagai kementerian yang berperan penting dalam pengembangan mental spiritual masyarakat harus memiliki manajemen yang bersih.
“Mari kita melakukan bersih-bersih Kementerian Agama,” ajak Menag yang disimak oleh ribuan para ASN secara daring.

Pada kesempatan ini Menag dengan tegas melarang adanya transaksional jabatan dalam pengangkatan pejabat. Menag juga melarang adanya pungutan liar (pungli) pada setiap layanan Kementerian Agama. “Saya imbau kepada semua ASN, kita tidak melihat (uang) dari banyaknya, besarnya, ataupun tingginya. Kita mencari berkahnya,” ucapnya.

Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar dalam sambutannya, menegaskan ia bertekad untuk mewujudkan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur yang bersih.

“Jangan sampai ada sedikitpun uang haram meskipun itu hanya 5 (lima) rupiah saja karena itu juga ada 5 rupiah daging haram dalam diri kita,” tegas Kakanwil.
Kakanwil menegaskan untuk bertekad bulat mewujudkan Zona Integritas demi layanan birokrasi yang bersih serta keselamatan dunia dan akhirat.

Pembinaan ASN ini semakin terasa istimewa karena Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur adalah Kanwil pertama yang dikunjungi Menteri Agama, Nasaruddin Umar setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 21 Oktober 2024.lni

Berita Terbaru

Ungkap Dugaan TPPU, 9 Orang Termasuk Anggota DPRD dan Kepala Dinas Ponorogo Diperiksa KPK

Ungkap Dugaan TPPU, 9 Orang Termasuk Anggota DPRD dan Kepala Dinas Ponorogo Diperiksa KPK

Sabtu, 23 Mei 2026 21:42 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 21:42 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak mendalami dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam kasus korupsi yang m…

Gubernur Khofifah Pimpin Tanam Tebu Perdana, Perkuat Ekosistem Industri Gula

Gubernur Khofifah Pimpin Tanam Tebu Perdana, Perkuat Ekosistem Industri Gula

Sabtu, 23 Mei 2026 18:21 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 18:21 WIB

SurabayaPagi, Kediri – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin tanam tebu perdana dalam program bongkar ratoon serentak di Desa Ngletih, K…

Catatan Rahasia Setoran Uang ke Eks Sekda Ponorogo Terbongkar di Sidang KPK, Ternyata Mengalir Dari Sini

Catatan Rahasia Setoran Uang ke Eks Sekda Ponorogo Terbongkar di Sidang KPK, Ternyata Mengalir Dari Sini

Sabtu, 23 Mei 2026 18:13 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 18:13 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tabir dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kian benderang. Peran mantan Sekretaris Daerah (Sekda) K…

Strategi Vokasi dan Industri Dongkrak Penyerapan Tenaga Kerja di Jatim

Strategi Vokasi dan Industri Dongkrak Penyerapan Tenaga Kerja di Jatim

Sabtu, 23 Mei 2026 17:19 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 17:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Timur pada Februari 2026 tercatat sebesar 3,55 persen. Angka ini turun 0,06 poin d…

Petani Bondowoso Minta Perlindungan dari Peraturan yang Mengancam Tembakau

Petani Bondowoso Minta Perlindungan dari Peraturan yang Mengancam Tembakau

Sabtu, 23 Mei 2026 11:16 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 11:16 WIB

SurabayaPagi, Punjer - Menandai awal musim tanam 2026, ratusan petani tembakau Bondowoso dengan semangat kebersamaan dan optimisme tinggi, siap menabur benih…

Selain Diduga Belum Miliki Andalalin, Izin Usaha PT JPC Kadaluwarsa   ‎

Selain Diduga Belum Miliki Andalalin, Izin Usaha PT JPC Kadaluwarsa  ‎

Jumat, 22 Mei 2026 20:08 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 20:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Selain diduga belum memiliki dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), izin berusaha milik PT Jatim Parkir Center (JPC) s…