Sudah Musim Hujan, Pembangunan Box Culvert Belum Tuntas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi pengerjaan box culvert di Jalan Dharmawangsa Surabaya, Rabu (20/11/2024) masih terus dikebut meski sudah memasuki musim hujan. SP/RMC
Kondisi pengerjaan box culvert di Jalan Dharmawangsa Surabaya, Rabu (20/11/2024) masih terus dikebut meski sudah memasuki musim hujan. SP/RMC

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sudah memasuki musim hujan, beberapa pengerjaan pembangunan box culvert alias gorong-gorong di Kota Surabaya masih belum tuntas 100 persen. Pasalnya, pengerjaan box culvert ini oleh Pemerintah Kota Surabaya sudah dilakukan sejak Juli-Agustus 2024 lalu.

Seperti dari pantauan Surabaya Pagi di Jalan Raya Simo Gunung, Jalan Petemon, Jalan Dukuh Kupang depan Universitas Wijaya Kusuma hingga Jalan Dharmawangsa Surabaya.

Khusus untuk di Jalan Raya Simo Gunung, pengerjaan gorong-gorong terkesan belum dituntaskan. Padahal sudah lebih dari 3 bulan. Bahkan membuat akses jalan dari Jalan Banyu Urip dan Jalan Dukuh Kupang, harus bergantian.

"Sudah lebih tiga bulan tapi gak diselesai-selesaikan. Setiap hari lewat sini, bikin jengkel. Selalu kena macet, karena gantian akses dari Utara dan dari Selatan. Apa harus dilanjutkan setelah coblosan Wali Kota nanti seh ?" kata Susilo, salah satu pekerja yang setiap hari harus melintasi Jalan Raya Simo Gunung karena tempat tinggalnya di Dukuh Kupang Barat.

Sama halnya juga pengerjaan gorong-gorong di Jalan Dharmawangsa, tepat di traffic light Dharmawangsa-Srikana. Sudah lebih dari satu bulan, pengerjaan belum tuntas. Bahkan, dari pantauan Surabaya Pagi, Rabu kemarin, proses pemasangan box culvert baru dilakukan.

Terlihat, akses warga yang keluar masuk di Jalan Gubeng Airlangga V pun terganggu.

"Ini masih pemasangan box culvertnya. Kita juga harus sesuaikan waktu, biar tidak ada kemacetan juga disini," kata salah satu pekerja yang sedang mengerjakan gorong-gorong Jalan Dharmawangsa-Srikana.

 

Dewan Minta Pemkot Percepat

Atas kondisi itu, anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Sukadar meminta kepada Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas terkait untuk dapat segera menyelesaikan pembangunan gorong gorong.

Ia mengatakan, ada beberapa pekerjaan box culvert sudah terselesaikan. Namun ada pula yang sampai saat ini belum terselesaikan seperti di Kecamatan Sawahan.

“Kami mengharapkan sesuai jadwal bulan November ini semua pekerjaan box culvert di wilayah Kecamatan Sawahan selesai,” kata Sukadar, anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, kemarin.

Ia menambahkan, bahwa pekerjaan box culvert, seperti di Jalan Petemon satu, tiga dan empat, terlihat belum selesai dan masih ada pembenahan di tempat saluran tersebut.

“Kami pesimis untuk bulan ini selesai pekerjaannya. Namun apabila dalam bulan November ini selesai ya alhamdulillah, mengingat masih adanya beberapa persoalan terkait Crossing, ketika air masuk saluran besar, lubang keluar airnya kecil, nantinya jangan sampai ada antrian air saat keluar melalui lubang yang kurang besar tersebut,” lanjut Politisi PDI Perjuangan ini.

Harapannya untuk dinas terkait segera mungkin melakukan pengawasan dan pembenahan pada saluran tersebut.

“Saya berharap untuk jalan petemon satu, tiga, dan empat, dari dinas pekerjaan umum agar benar benar lewat pengawas lapangan, untuk mengingatkan supaya posisi air yang ada di saluran tersier itu air bisa sejalan dengan sekunder,” pungkasnya. alq/rmc

Berita Terbaru

MA Batalkan Vonis Bebas PN Gresik, PPAT Resa Andrianto Divonis Penjara

MA Batalkan Vonis Bebas PN Gresik, PPAT Resa Andrianto Divonis Penjara

Minggu, 14 Jun 2026 14:16 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 14:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Perkara yang sempat menyita perhatian publik di Gresik akhirnya mencapai babak akhir. Mahkamah Agung (MA) RI membatalkan putusan b…

Petani di Jember Merugi Gagal Panen, Puluhan Hektare Jagung dan Padi Ludes Diserang Tikus

Petani di Jember Merugi Gagal Panen, Puluhan Hektare Jagung dan Padi Ludes Diserang Tikus

Minggu, 14 Jun 2026 14:12 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Dalam beberapa pekan terakhir, para petani jagung dan padi di wilayah Jember, Jawa Timur mulai merugi lantaran gagal panen akibat…

Gandeng BRI dan Polytron, PLN Group Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jawa Timur

Gandeng BRI dan Polytron, PLN Group Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jawa Timur

Minggu, 14 Jun 2026 14:08 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 14:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam upaya mempercepat transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan, PLN Group Jawa Timur menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) d…

Menuju MBG Berkualitas, DPRD Gresik Dorong Standarisasi Dapur dan Perlindungan Tenaga Kerja

Menuju MBG Berkualitas, DPRD Gresik Dorong Standarisasi Dapur dan Perlindungan Tenaga Kerja

Minggu, 14 Jun 2026 14:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 14:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen pemerintah dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mendapat dukungan dan pengawalan serius dari DPRD K…

Gelar Apel Pasukan dan Peralatan, PLN UID Jatim Perkuat Sinergi Mitra Dengan

Gelar Apel Pasukan dan Peralatan, PLN UID Jatim Perkuat Sinergi Mitra Dengan

Minggu, 14 Jun 2026 14:02 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 14:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menggelar Apel Gelar Peralatan dan Personel Kontrak Harga Satuan Jasa (KHS) K…

Scoot Genjot Ekspansi dan Strategi Pemasaran untuk Rebut Pasar Penerbangan Indonesia

Scoot Genjot Ekspansi dan Strategi Pemasaran untuk Rebut Pasar Penerbangan Indonesia

Minggu, 14 Jun 2026 14:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 14:00 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Maskapai berbiaya rendah (low cost carrier/LCC) Scoot memperkuat penetrasi pasar Indonesia melalui strategi pemasaran berbasis lokal, s…