Diguyur Hujan Deras, Harga Cabai di Jombang Merosot Rp 15 Ribu per Kilogram

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penjual cabe di Pasar Tradisional Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG
Ilustrasi. Penjual cabe di Pasar Tradisional Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Wilayah Kabupaten Jombang, Jawa Timur diguyur hujan deras berturut-turut hingga membuat para petani gigit jari. Pasalnya, imbas hujan tersebut membuat hasil panen cabai turun hingga 50 persen, sehingga harganya pun merosot tajam.

"Sekarang harganya cuma Rp 15 ribu per kg dari petani. Biasanya kalau cuaca seperti ini harga cabai mahal. Tahun lalu saja bisa tembus Rp 50 ribu per kg," pungkas salah satu petani cabai asal Desa Genukwatu, Agung, Selasa (03/12/2024).

Merosotnya harga komoditas cabai di Jombang dipicu banyak hasil panen para petani yang rusak akibat mudah terserang hama petek dan busuk di musim hujan. Jika dilihat hasil panen kali ini memang dikatakan jelek dibandingkan sebelum-sebelumnya. 

”Buah cabai banyak yang busuk jadi hasil panennya berkurang banyak. Biasanya sawah seluas 1.400 meter persegi sekali panen itu mendapatkan 70 sampai 80 kilogram (kg) sekarang turun hanya sekitar 40 kg," jelasnya.

Sebenarnya untuk mengatasi hama petek hanya perlu dilakukan penyemprotan dengan pestisida saja. Akan tetapi, tanaman cabai miliknya sudah terlanjur terserang hama.

”Serangannya sudah masif. Mau tidak mau setelah ini harus ganti dengan bibit yang baru,” terangnya.

Ia berharap pemerintah dapat segera mengatasi persoalan ini agar harga kembali stabil. Sementara itu, pembeli seperti Muhammad Iqbal mengaku terpaksa mengurangi jumlah pembelian karena kenaikan harga yang signifikan. Fenomena ini menjadi keluhan bagi para pedagang dan pembeli.

"Saya harap ini kenaikan harga ini menjadi perhatian pemerintah agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka jelang perayaan akhir tahun," pungkasnya. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai wujud komitmen KAI Daop 7 Madiun kepada penumpang KA, tidak perlu khawatir jika barang barang miliknya tertinggal di kereta…

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini hujan deras disertai angin kerap melanda daerah Jawa Timur, tak terkecuali di Kabupaten Ponorogo yang mengakibatkan…

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebentar lagi para pelajar di setiap sudut Kota Madiun akan bersiap menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 yang…

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo, JAwa Timur mengakibatkan sebagian akses tebing jalan penghubung…

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Setelah ditemukannya isi Prasasti Anjuk Ladang di dekat situs Candi Lor Desa Candirejo, Kecamatan Loceret. Kini, Tim Ahli Cagar…

Pemutakhiran Data Pemekaran RT Makin Mudah Lewat Dukcapil Madiun ‘Jemput Bola’

Pemutakhiran Data Pemekaran RT Makin Mudah Lewat Dukcapil Madiun ‘Jemput Bola’

Senin, 06 Apr 2026 11:21 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Madiun, Jawa Timur semakin mudah melalui "jemput bola", dimana…