Jurnalis KWG dan Dinkes Gelar Diskusi Bahas Tingginya Pengidap ISPA di Gresik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana diskusi dengan topik bahasan tingginya pengidap ISPA di Gresik bertempat di Balai Wartawan dengan mengundang Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan.
Suasana diskusi dengan topik bahasan tingginya pengidap ISPA di Gresik bertempat di Balai Wartawan dengan mengundang Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Tingginya angka kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Gresik menjadi perhatian serius berbagai pihak. Tak hanya orang dewasa, ternyata penderita penyakit itu terjadi pada anak-anak balita.

Dalam upaya penanggulangan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik berkolaborasi dengan Komunitas Wartawan Gresik (KWG) menggelar diskusi dengan topik 'Mitigasi Bersama Mencegah Penyakit ISPA' di Sekretariat KWG, Jl Basuki Rahmat Gresik, pada Rabu (4/12/2024).

Dipandu oleh jurnalis Mohammad Masduki, diskusi menghadirkan narasumber Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan, dan dua anggota KWG yakni Syuhud Almanfaluty dan Miftahul Arif.

Berdasarkan data Dinkes, tercatat sebanyak 4.361 kasus ISPA terjadi di Gresik. Yang memprihatinkan, mayoritas kasus ditemukan di kawasan industri.

Dari total kasus tersebut, Puskesmas Sukomulyo Manyar mencatat jumlah pasien tertinggi, yaitu 473 orang.

Posisi berikutnya ditempati Puskesmas Driyorejo dengan 269 pasien, disusul Puskesmas Kebomas dengan 254 kasus.

Kondisi ini menimbulkan keprihatinan mengingat kawasan industri sering kali memiliki tingkat polusi udara yang tinggi.

Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan menyampaikan keprihatinannya atas tingginya kasus ISPA, terutama di daerah sekitar pabrik.

Dia menduga pencemaran udara akibat aktivitas industri menjadi salah satu faktor utama.

“Perusahaan harus aktif melaporkan pengendalian pencemaran udara. Pemerintah juga perlu memperketat pemberian izin pabrik yang berpotensi menciptakan polusi,” katanya.

Dia juga mengaku akan melanjutkan kajian terkait penyebab kasus ISPA dan mencari langkah strategis untuk penanggulangan.

"Isu ini menarik, kami akan melakukan kajian dan menggali data, bahkan bila perlu kami sidak," ujarnya

Sementara itu, jurnalis Syuhud menyoroti perlunya keselarasan antara legislatif dan eksekutif dalam menanggulangi ISPA.

Dia menekankan pentingnya penegakan aturan, termasuk kewajiban perusahaan menyediakan ruang terbuka hijau sebesar 30 persen.

“Aturan ini sudah ada, tapi apakah benar-benar dijalankan? Perusahaan harus taat agar pencemaran bisa diminimalkan,” ujarnya.

Ketua KWG Miftahul Arif menjelaskan, diskusi ini bertujuan untuk meneguhkan komitmen bersama dalam mitigasi ISPA.

Menurutnya, media berperan besar dalam mengedukasi masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Dinkes Gresik yang terus menggandeng media untuk menyosialisasikan langkah-langkah pencegahan ISPA kepada masyarakat luas,” kata Miftah.grs

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…