Cuaca Panas, Tren Kasus ISPA di Jombang Meningkat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Dinkes Jombang, Syaiful Anwar. SP/ SAREP
Sekretaris Dinkes Jombang, Syaiful Anwar. SP/ SAREP

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Kasus infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA di Kabupaten Jombang mengalami peningkatan, sejak tiga bulan terakhir dampak cuaca panas. 

Sekretaris Dinas Kesehatan Jombang Syaiful Anwar menuturkan musim kemarau cukup panjang, menyebabkan daya tahan tubuh menurun dan banyak debu sehingga memicu meningkatnya kasus ISPA. 

Ketika cuaca panas masyarakat mudah jatuh dalam dehidrasi, tenggorokan menjadi kering iritasi, sehingga memang bisa terjadi peningkatan infeksi saluran pernapasan yang pada kondisi-kondisi dimana cuaca panas terjadi. 

"Karena cuaca panas, bawaannya orang ingin minum es terus. Sehingga bisa menyebabkan komplikasi di bagian tenggorokan, selain itu juga banyak debu selama kemarau," kata mantan Sekdin Perkim ini, Minggu (22/10/2023).

Diungkapkan Syaiful dari data yang masuk Dinas Kesehatan Jombang, terjadi tren peningkatan kasus ISPA selama tiga bulan terakhir. 

Pada bulan Juli 2023 sebanyak 1.321 kasus ISPA, dan pada bulan Agustus mengalami peningkatan menjadi 1.422 kasus. "Bulan September Alhamdulillah turun jadi 1.131 kasus ISPA," tandasnya. 

Ia menambahkan, dari total keseluruhan kasus ISPA, sebanyak 36 persennya merupakan anak dibawah lima tahun atau balita. 

Untuk itu Syaiful mengimbau masyarakat untuk lebih menjaga kesehatan selama cuaca panas, seperti saat ini. 

"Bagi pekerja di luar ruangan perbanyak minum air putih untuk menghindari dehidrasi, hindari terlalu banyak minum es, olahraga teratur, konsumsi makanan bergizi dan gunakan masker jika kondisi banyak sakit atau banyak debu," kata dia. 

Dehidrasi dan radang tenggorokan merupakan dua penyakit yang dapat menyerang siapapun, terutama ketika cuaca sedang tidak menentu. Sarep

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …