Akses Jalan dan 9 Rumah Terisolasi Longsor, BPBD Trenggalek Terjunkan 1 Unit Eskavator

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Alat berat dikerahkan untuk buka akses rumah warga Trenggalek yang terdampak tanah longsor. SP/ TRG
Alat berat dikerahkan untuk buka akses rumah warga Trenggalek yang terdampak tanah longsor. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebanyak sembilan rumah di wilayah Trenggalek, Jawa Timur terisolasi terdampak tanah longsor imbas hujan deras yang mengguyur setiap hari. Selain rumah, jalan sepanjang 50 meter di Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, juga masih tertutup.

Kepala Desa Dukuh, Muyani mengatakan tanah longsor ini menutup total akses jalan ke sembilan rumah warga. Kondisi tersebut membuat aksesibilitas 32 jiwa terganggu.

"Sepeda motor enggak bisa lewat, anak sekolah juga terganggu. Totalnya yang terisolasi ada sembilan rumah, 11 KK atau 32 jiwa," kata Muyani, Minggu (15/12/2024).

Untuk keluar masuk kampung masyarakat harus berjalan kaki melewati pekarangan warga. Bahkan, salah satu warga yang sakit akibat kecelakaan lalu lintas harus diungsikan ke rumah tetangga di luar titik longsor.

"Mau pulang enggak bisa karena kondisinya sakit, kalau mau kontrol juga susah," imbuhnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek menerjunkan satu unit eskavator untuk membuka tanah longsor yang diperkirakan membutuhkan waktu selama dua hari, sejak Sabtu pagi.

"Proses pembukaan ini membutuhkan waktu agak lama karena volume longsor lumayan banyak, panjangnya sekitar 50 meter dan tingginya 5 meter," jelas Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek Stefanus Triadi Atmono.

Namun, lokasi longsor yang sulit dijangkau turut menjadi kendala. Warga yang terdampak terpaksa menggunakan jalur alternatif berupa jalan setapak melalui perkebunan. Meski demikian, jalur ini dinilai kurang layak untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin agar akses pembersihan longsor bisa tuntas hari ini. Namun jika kondisi tidak memungkinkan akan dilanjutkan pada hari Minggu ini. Selain itu, monitoring terhadap daerah rawan longsor terus dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.

"Kondisi cuaca cukup berpengaruh, kami juga harus hati kalau hujan. Keselamatan tetap yang utama. Kalau hari ini belum tuntas, maksimal besok," ujarnya. tr-01/dsy

Berita Terbaru

Backstagers Jatim Desak Hentikan Kriminalisasi Pekerja Kreatif dalam Kasus Videografer Amsal Sitepu

Backstagers Jatim Desak Hentikan Kriminalisasi Pekerja Kreatif dalam Kasus Videografer Amsal Sitepu

Rabu, 01 Apr 2026 13:27 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 13:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Backstagers Indonesia Jawa Timur menyatakan sikap tegas terkait kasus hukum yang menimpa videografer asal K…

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Indonesia dan Australia terus memperkuat kerja sama di sektor industri kulit dan peternakan sapi melalui kegiatan I…

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic b…

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.com,  Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat lebih dari seribu usulan masyarakat dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mus…

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Namun ba…

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…