Tekan Kasus Penularan DB, Dinkes PP dan KB Kota Madiun Gencarkan Fogging

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan fogging atau pengasapan insektisida yang dilakukan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kota Madiun. SP/ MDN
Kegiatan fogging atau pengasapan insektisida yang dilakukan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kota Madiun. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka menekan dan mencegah kasus penularan penyakit demam berdarah (DB) yang merebak di wilayah Kota Madiun, Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) setempat gencar melakukan kegiatan fogging atau pengasapan insektisida di kawasan Jalan Kemiri, Kecamatan Taman.

"Fogging yang kami lakukan kali ini adalah siklus kedua, dan kami berharap dapat mengurangi jumlah kasus DB yang terus meningkat. Kegiatan ini diharapkan dapat membunuh nyamuk Aedes aegypti yang menjadi vektor penyebaran virus DB," ujar Subkoordinator Pengendalian Penyakit Menular, Dinkes PP dan KB Kota Madiun, Tri Wahyuning Novitasari, Rabu (01/01/2025).

Lebih lanjut, adanya kegiatan fogging tersebut dilakukan lantaran sudah terdeteksi adanya peningkatan signifikan kasus DB di wilayah Kota Madiun. Berdasarkan data, pada 2023 tercatat 144 kasus demam berdarah. Sedangkan untuk fogging kali ini menyasar pemukiman, lahan kosong pekarangan, saluran air, tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan adanya kasus demam berdarah.

"Angka tersebut melonjak drastis pada 2024 menjadi lebih dari 500-an kasus demam berdarah,” katanya.

Tak hanya itu, haknya juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang merupakan langkah utama dalam pencegahan DB. 

"Kami juga mengajak warga Kota Madiun untuk rutin melakukan PSN dengan cara mengecek dan membersihkan tempat-tempat yang bisa menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, seperti bak mandi, tampungan air, dan pot tanaman," katanya.

Pemerintah Kota Madiun juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi peningkatan kasus penyakit tersebut, seiring memasuki puncak musim hujan di awal 2025, sehingga penyebaran DB dapat dikendalikan dengan lebih efektif. md-01/dsy

Berita Terbaru

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla , tak terima pemotongan ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) dilakukan…

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Terdakwa bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, bersama ayahnya, HM Kunang, resmi bergulir di meja hijau, kemarin.Pasangan bapak dan…

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, Selasa (5/5) memancing perdebatan keluhan sakit, sehingga gak bisa hadiri sidang. Usut punya…

Ade Armando, Merasa Diserang

Ade Armando, Merasa Diserang

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

SURABAYAPAGI : Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando mengundurkan diri dari PSI. Ade menyebut pengunduran dirinya demi kebaikan bersama."Melalui…

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pakar Sosiologi Pendidikan Universitas Airlangga (Unair), Prof Dr Tuti Budirahayu Dra MSi, menilai orientasi yang hanya berfokus pada…

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia Erwin G. Hutapea menyampaikan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap…