Getok Tarif Parkir Tak Wajar, Jukir Liar Jadi Momok bagi Pengunjung KBS di Tahun Baru 2025

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Libur Tahun Baru 2025, terlihat pengunjung melonjak di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Dikarenakan, KBS sebagai salah satu destinasi wisata edukasi favorit di kota ini.

Namun, antusiasme masyarakat bercampur dengan rasa kecewa akibat ulah juru parkir liar (jukir) di sepanjang Jalan Setail yang mematok tarif parkir sepeda motor sebesar Rp10 ribu, dua kali lipat dari tarif resmi. Yang mana, biasanya hanya Rp5 ribu.

Pantauan di lokasi, petugas keamanan KBS terus mengarahkan pengunjung untuk mencari parkir di luar, karena lahan parkir dalam area sudah penuh. Sayangnya, di luar merupakan area non resmi, sehingga dimanfaatkan oleh jukir liar, dengan menetapkan tarif parkir yang jauh lebih mahal.

Salah seorang jukir, mengenakan kaos hitam, berbadan kekar itu berdalih bahwa tarif Rp10 ribu sudah menjadi "kebiasaan" saat musim liburan.

"Biasanya kalau liburan ya segitu. Saya jukir resmi, kok, ada KTA-nya," ujarnya.

Ia juga menyebutkan kalau harus menyetor hasil parkir ke salah satu oknum. Namun, saat ditanya lebih jauh soal setoran kepada oknum tertentu itu, ia memilih bungkam.

Selain tarif yang melambung, beberapa pengendara juga mengaku tidak diberikan kartu parkir, meskipun diminta menunjukkan STNK saat hendak meninggalkan lokasi. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi kehilangan kendaraan tanpa jaminan perlindungan.

Tak hanya itu, beberapa pengunjung mengaku kesal karena merasa diperas. "Tadi nggak ada informasi soal tarif parkir, baru pas ambil motor ditarik Rp10 ribu. Tapi mau bagaimana lagi? Parkir di dalam penuh," keluh seorang perempuan berusia 35 tahun.

Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya. Meski terlihat beberapa petugas Dishub di lokasi, jukir liar tampaknya masih bebas beroperasi.

"Harusnya ada tindakan tegas. Kalau parkir resmi penuh, setidaknya Dishub bisa memastikan tarif parkir di luar tetap sesuai aturan," imbuh pengunjung tak ingin disebutkan namanya itu.

Masyarakat pun berharap pihak terkait, termasuk Dishub dan pengelola KBS, segera menertibkan praktik ini.

"Wisata harusnya jadi pengalaman menyenangkan, bukan malah dirugikan dengan biaya parkir yang tidak masuk akal," pungkasnya.Lni/ana

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas Pecat Raka Jatim yang Minta Pacar Aborsi

Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas Pecat Raka Jatim yang Minta Pacar Aborsi

Selasa, 11 Agu 2026 15:31 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti Tio Ferdian Rahmana, runner up Raka Raki Jawa Timur 2026 yang menjadi sorotan setelah muncul dugaan dirinya…

Pemkab Mulai Bidik Mangrove Pesisir Sidoarjo Jadi Aset Ekonomi Karbon

Pemkab Mulai Bidik Mangrove Pesisir Sidoarjo Jadi Aset Ekonomi Karbon

Selasa, 11 Agu 2026 15:24 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Untuk menjaga kawasan pantai, sekaligus mendorong kawasan tersebut sebagai aset ekonomi baru bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten…

Perajin Tempe Kampung Sanan Kota Malang Menjerit, Biaya Produksi Naik hingga Rp12.500

Perajin Tempe Kampung Sanan Kota Malang Menjerit, Biaya Produksi Naik hingga Rp12.500

Selasa, 11 Agu 2026 15:13 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.comn, Malang - Selain bahan pangan dan sejumlah kebutuhan lain yang juga naik, turut mempengaruhi kenaikan harga kedelai membuat perajin tempe di…

Bikin Bocah Gatal-gatal, DLH Kota Malang Batasi Operasional Air Mancur Alun-alun Merdeka

Bikin Bocah Gatal-gatal, DLH Kota Malang Batasi Operasional Air Mancur Alun-alun Merdeka

Selasa, 11 Agu 2026 15:04 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti peristiwa gatal-gatal pada anak-anak, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui DLH setempat telah membatasi…

Pemkab Bojonegoro Salurkan Pupuk NPK, Beban Pengeluaran Petani Tembakau Berkurang

Pemkab Bojonegoro Salurkan Pupuk NPK, Beban Pengeluaran Petani Tembakau Berkurang

Selasa, 11 Agu 2026 14:59 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sebagai upaya dalam menjaga produktivitas tanaman sekaligus mengurangi beban pengeluaran para petani tembakau selama musim…

Di Tengah Rehabilitasi Pasar Klojen, Pemkab Lumajang: Pedagang tak Perlu Direlokasi

Di Tengah Rehabilitasi Pasar Klojen, Pemkab Lumajang: Pedagang tak Perlu Direlokasi

Selasa, 11 Agu 2026 14:51 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti progres rehabilitasi sejumlah fasilitas pasar, salah satunya di Pasar Klojen, Kabupaten Lumajang, Pemerintah…