Pemkab Pacitan Ajukan Bantuan 80 Ribu Vaksin untuk Tekan Wabah PMK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petugas Dinas Peternakan Kabupaten Pacitan saat memeriksa dan menangani wabah PMK yang meluas di lingkup Jawa Timur. SP/ PCT
Ilustrasi. Petugas Dinas Peternakan Kabupaten Pacitan saat memeriksa dan menangani wabah PMK yang meluas di lingkup Jawa Timur. SP/ PCT

i

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Dalam rangka menekan wabah PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) yang telah menjangkiti ratusan ekor ternak sapi di lingkup Kabupaten Pacitan, Jawa Timur akhirnya mulai gencar ditanggapi serius oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terkait.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan, Sugeng Santoso, saat ini Pemkab Pacitan mengajukan bantuan 80 ribu vial vaksin ke Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Pertanian untuk menindaklanjuti wabah tersebut.

"Hari ini kami sudah tidak memiliki sediaan vaksin PMK. Stok sudah habis digunakan tahun lalu, sedang tahun ini kami masih ajukan," ungkap Kepala DKPP Pacitan, Sugeng Santoso, Senin (13/01/2025).

Sedangkan kebutuhan mendesak saat ini adalah sebanyak 20 ribu dosis untuk sapi yang masih sehat. Namun, untuk mencegah wabah PMK hingga kini belum ada bantuan vaksin dari pemerintah provinsi maupun dari pusat. Lantaran anggaran pengadaan vaksin di tingkat nasional untuk tahun 2025 juga belum dialokasikan.

"Idealnya, vaksin diberikan setiap enam bulan sekali. Terakhir vaksinasi dilakukan pada Mei lalu. Kami terus berkomunikasi dengan provinsi dan kementerian, tetapi belum ada bantuan yang masuk," tegasnya.

Para peternak yang membutuhkan vaksin dapat mempertimbangkan opsi non-subsidi, sementara sapi yang terjangkit PMK tetap ditangani melalui pengobatan dengan vitamin dan penyemprotan desinfektan. Dan sejauh ini, kasus PMK terus menyebar dengan 791 sapi yang sudah terjangkit.

Diketahui dari populasi ternak sapi di Pacitan yang mencapai 59 ribu ekor, 791 sapi telah terinfeksi PMK. Rinciannya, 672 sapi masih sakit, 44 mati, 38 sembuh, dan 37 ekor dipotong paksa.

Dengan kondisi ini, Sugeng berharap bantuan vaksin segera diterima agar penanganan wabah PMK dapat dilakukan secara efektif dan mencegah kerugian yang lebih besar bagi peternak lokal. pc-01/dsy

Berita Terbaru

Heboh! Penemuan Artefak Jobong Kuno di Lahan Pembangunan Milik Warga Jombang

Heboh! Penemuan Artefak Jobong Kuno di Lahan Pembangunan Milik Warga Jombang

Rabu, 04 Nov 2026 13:04 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini, warga di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang mendadak heboh pasca adanya penemuan benda yang…

Perluas Akses Hunian Layak, Pemkab Jombang Kebut Penanganan Program RTLH

Perluas Akses Hunian Layak, Pemkab Jombang Kebut Penanganan Program RTLH

Rabu, 04 Nov 2026 12:55 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui percepatan penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Pemerintah Kabupaten…

Anggaran Rp900 Juta, Pemkab Jombang Matangkan Lapak Sementara Pasar Cukir

Anggaran Rp900 Juta, Pemkab Jombang Matangkan Lapak Sementara Pasar Cukir

Rabu, 04 Nov 2026 12:24 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna mematangkan pembangunan lapak semipermanen Pasar Cukir, Kecamatan Diwek, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mulai…

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Lumajang Tegaskan Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Lumajang Tegaskan Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Rabu, 04 Nov 2026 12:21 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com,Lumajang – Polres Lumajang Polda Jatim menggelar Apel Siaga Tanggap Bencana Hidrometeorologi di halaman Mapolres Lumajang, Selasa (…

PWPM Institute 2026: Fokus Literasi Politik, Kebijakan Publik dan Penganggaran Daerah

PWPM Institute 2026: Fokus Literasi Politik, Kebijakan Publik dan Penganggaran Daerah

Rabu, 04 Nov 2026 12:19 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur menggelar PWPM Institute 2026, program pengembangan kapasitas kader yang b…

Peringati Hari Lanjut Usia 2026, Pemkab Sidoarjo Komitmen Wujudkan Kesejahteraan Lewat Program "Lansia Tangguh"

Peringati Hari Lanjut Usia 2026, Pemkab Sidoarjo Komitmen Wujudkan Kesejahteraan Lewat Program "Lansia Tangguh"

Rabu, 04 Nov 2026 12:06 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo dan Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia) Sidoarjo…