Dorong Kesejahteraan Petani, Bulog Jatim Siap Serap Gabah dan Beras dengan HPP Baru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perum Bulog Kanwil Jatim menggelar penyerapan gabah dan beras petani dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang baru. SP/ NI
Perum Bulog Kanwil Jatim menggelar penyerapan gabah dan beras petani dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang baru. SP/ NI

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur (Kanwil Jatim) siap untuk melakukan penyerapan gabah dan beras petani dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang baru, yang dilakukan secara serentak mulai Rabu, 15 Januari 2025.

Pemimpin Perum Bulog Kanwil Jatim, Awaludin Iqbal, mengungkapkan bahwa penyerapan dilakukan sesuai Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2025 yang ditetapkan pada 12 Januari 2025. 

Menurutnya, ini bertujuan untuk penguatan stok pangan nasional dan perlindungan pendapatan petani. "Bulog siap menyerap gabah dan beras petani sepanjang tahun ini. Langkah ini bentuk tanggung jawab Bulog untuk menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani," kata Iqbal, Kamis (16/01/2025).

Dengan HPP baru, Iqbal menyebut jika harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp 6.500 per kilogram yang sebelumnya Rp6.000. Sementara  untuk harga beras di gudang Bulog sebesar Rp 12.000 per kilogram, sesuai persyaratan kualitas yang ditetapkan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan jajaran di cabang Bulog se Jatim untuk memastikan penyerapan berjalan lancar. Gabah dan beras yang tidak terserap pasar akan langsung kami beli," ujar Alumnus Universitas Airlangga (Unair) itu. 

"Ini bukan hanya berlaku di Jawa Timur. Hal ini sebagai implementasi kebijakan pemerintah agar panen petani, baik gabah maupun jagung, dapat terserap maksimal," tutur Iqbal. 

Tak hanya itu, Iqbal mengungkapkan bahwa penyerapan ini bertujuan melindungi pendapatan petani sekaligus memastikan ketersediaan stok cadangan beras pemerintah (CBP) tetap aman sepanjang 2025. Sekaligus untuk menjaga ketahanan pangan nasional, terutama di tengah dinamika pasar global. 

"Ini adalah momentum bagi kita untuk menunjukkan keberpihakan nyata kepada petani sekaligus menjaga kestabilan pangan di Indonesia," pungkas Iqbal.

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas, sebelumnya telah menegaskan bahwa Bulog harus membeli seluruh hasil panen gabah dan jagung milik petani sesuai HPP yang ditetapkan.

"Kami ingin memastikan tidak ada hasil panen petani yang terabaikan. Bulog hadir untuk menyerap hasil panen yang tidak terserap pasar," jelas Zulhas dalam rapat koordinasi bersama jajaran OPD Jatim beserta pemangku kepentingan Jatim, beberapa waktu lalu.

Kendati demikian, selain serapan hasil panen, Bulog juga berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi distribusi beras ke masyarakat melalui program subsidi dan operasi pasar.

Yang mana, program ini tidak hanya mendukung petani tetapi juga masyarakat luas dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Indonesia. lni

Berita Terbaru

Lewat Program Zakat Produktif, Pemkab Berdayakan Ekonomi Warga Miskin di Sumenep

Lewat Program Zakat Produktif, Pemkab Berdayakan Ekonomi Warga Miskin di Sumenep

Kamis, 15 Okt 2026 12:26 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui program zakat produktif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, melakukan pemberdayaan ekonomi warga miskin di wilayah…

Tingkatkan Produksi Sapi, Pemkab Situbondo Gelar Bimtek Libatkan Akademisi

Tingkatkan Produksi Sapi, Pemkab Situbondo Gelar Bimtek Libatkan Akademisi

Kamis, 15 Okt 2026 12:19 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Guna meningkatkan produksi sapi di daerah setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, menggelar bimbingan teknis (bimtek)…

Temukan Dugaan Pelanggaran, Wali Kota Surabaya Perketat Pengawasan Parkir

Temukan Dugaan Pelanggaran, Wali Kota Surabaya Perketat Pengawasan Parkir

Kamis, 15 Okt 2026 12:11 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti setelah adanya laporan warga terkait dugaan pelanggaran di sejumlah titik termasuk kawasan wisata Ampel dan Pasar…

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Pemkot Surabaya Petakan Kondisi Sosial Ekonomi Lewat Muskel

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Pemkot Surabaya Petakan Kondisi Sosial Ekonomi Lewat Muskel

Kamis, 15 Okt 2026 12:02 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui kegiatan musyawarah kelurahan (muskel) hingga ke tingkat rukun tetangga (RT), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya gencar…

Anggarkan APBN, Pemkab Sidoarjo Bantu Perbaikan Dua Rumah Warga Terdampak Kebakaran

Anggarkan APBN, Pemkab Sidoarjo Bantu Perbaikan Dua Rumah Warga Terdampak Kebakaran

Kamis, 15 Okt 2026 11:55 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menindaklanjuti adanya warga yang terkena musibah kebakaran di Dusun Dungus, Desa Sukodono, Kecamatan Sukodono, kini Pemerintah…

Dukung Layanan Kesehatan Ramah Disabilitas, Dinsos Kota Madiun Wujudkan Layanan Inklusif

Dukung Layanan Kesehatan Ramah Disabilitas, Dinsos Kota Madiun Wujudkan Layanan Inklusif

Kamis, 15 Okt 2026 11:40 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mendukung penyediaan layanan kesehatan yang ramah bagi penyandang disabilitas, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan…