BMW Z4 Transmisi Manual Banyak Diminati di AS Meski Produksi di Setop
Caption: BMW Z4 M40i Roadster. SP/ JKT
SURABAYAPAGI, Jakarta - BMW dikabarkan bakal menghentikan produksi dan penjualan model roadster Z4 pada tahun 2026. Meskipun demikian, tidak menghentikan tren positif yang dicapai oleh roadster tersebut di pasar Amerika Serikat (AS), di mana sebagian besar penjualannya disumbang oleh pilihan transmisi manual.
Bahkan, model ini berhasil terjual sebanyak 2.129 unit sepanjang tahun 2024 di negeri Paman Sam dengan 65 persen atau hampir 1.400 diantaranya merupakan pilihan tiga pedal.
Meski dijual secara terbatas, tentu hasil ini lebih baik bila dibandingkan torehan tahun 2023 dengan jumlah 1.883 unit atau naik 13,1 persen. BMW mengatakan hadirnya transmisi manual mampu mendorong tren penjualan dari Z4.
“Pelanggan benar-benar antusias dengan transmisi manual,” kata juru bicara BMW, Jumat (17/01/2025).
Di AS, BMW hanya menawarkan transmisi manual pada varian M40i dengan menawarkan mesin 6-silinder 3,0 liter segaris turbocharged yang memberikan dorongan tenaga mencapai 382 hp
Menyoal harga, Z4 M40i dibanderol mulai dari 68.175 dolar AS atau setara Rp 1,105 miliar untuk model tahun 2025. Ini belum termasuk dengan Edition Handschalter Package yang menyertakan transmisi manual dan beberapa fitur dengan tambahan biaya sebesar 3.500 dolar AS (Rp 56,7 juta). Dengan demikian, pelanggan atau penggemar mobil bertuas konvensional ini harus merogoh kocek hingga 71.675 dolar AS (Rp 1,161 miliar).
BMW Z4 M40i juga tersedia untuk pasar Indonesia, namun hanya ditawarkan dengan transmisi delapan percepatan Steptronic seharga Rp 2,010 miliar On The Road.
Roadster tersebut memiliki beberapa sentuhan dari BMW M terdiri dari M Aerodynamics Package, M Sport Seats, M Leather Steering Wheel, dan Adaptive M Suspension. jk-02/dsy
Editor : Desy Ayu