Kakek 75 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Lekso

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Lestariono
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga seputaran aliran Kali Lekso di Desa Mronjo Kec.Selopuro Kab Blitar dikejutkan temuan sosok laki laki ditemukan mengambang di aliran Sungai Lekso pada Selasa (21/1) siang sekitar pukul 10.30. 

Temuan mayat laki laki yang saat itu belum diketahui identitasnya ditemukan dua orang pemancing ikan yakni Farel Rendi (17) warga Desa Popoh Kec Selopuro dan Mohamad Alfa (21) warga Desa Gading Kec Selopuro, ketika dua pemancing ini melihat adanya sosok orang terbujur di pinggir sungai, setelah didekati oleh mereka berdua, ternyata sosok tersebut sudah meninggal, spontan dua pemancing itu lari dan melapor kepada Ketua RT setempat.

"Jadi dua saksi pemancing saat sedang memancing, melihat ada orang mengambang, setelah didekati ternyata orang yang mengapung itu sudah meninggal dunia, karena ketakutan keduanya langsung melapor kepada ketua RT bersama warga desa Mronjo, selanjutnya Yudi Pramono (44) selalu ketua RT melaporkan rekan ke Polsek Selopuro," kata Kapolsek Selopuro melalui Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Iswahyudi pada wartawan.

Masih menurut Ipda Putut setelah Petugas Polsek Selopuro dan Unit Identifikasi Satreskrim dan Tim Kesehatan Puskesmas Selopuro dan beberapa warga, akhirnya diketahui bahwa sosok jasad itu adalah Sunaryo Girang (75) warga Desa Jatitengah Kec Selopuro Kab Blitar,  

"Setelah kita lakukan olah TKP dan lakukan identifikasi, jasad itu adalah Mbah Giran (Sunaryo Girang) warga desa Jati tengah Selopuro, dan korban saat ditemukan posisi tengkurap di kedalaman air sekitar 35 Cm, dan menurut saksi Oliv (P) 16 (Cucunya) dia ketemu kakeknya pada Senin (20/2-24) malam, karena sudah malam Oliv tidur," Ipda Putut menambahkan.

Sementara menurut saksi-saksi korban sudah pikun, dan hidup bersama cucunya Oliv 16, sedang kondisi korban, banyak luka goresan goresan yang diduga terbentur bebatuan aliran sungai, dan kondisi jasad korban, diduga sekitar 8-15 jam dalam kondisi meninggal dunia walau belum semua kaku tubuhnya, korban  mengenakan kaos lengan pendek warna kuning, dan celana pendek coklat, dan saksi saksi termasuk cucunya menyebut korban Mbah Giran sering keluar tidak diketahui arahnya dengan jalan kaki, akhirnya korban diserahkan kepada pihak keluarganya, dengan surat pernyataan yang diketahui Kepala desa setempat. Les

Berita Terbaru

Dampak Kekeringan Terus Meluas, 5 Desa di Ponorogo Mulai Krisis Air Bersih

Dampak Kekeringan Terus Meluas, 5 Desa di Ponorogo Mulai Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Sep 2026 14:29 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti fenomena kekeringan saat musim kemarau yang terus meluas turut melanda 5 desa yang tersebar di sejumlah kecamatan…

Antisipasi Flu Like Syndrome, Dinas Kesehatan Kota Batu Imbau Terapkan PHBS

Antisipasi Flu Like Syndrome, Dinas Kesehatan Kota Batu Imbau Terapkan PHBS

Kamis, 17 Sep 2026 14:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai langkah mengantisipasi Flu Like Syndrome, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu mengimbau masyarakat menerapkan Pola Hidup Bersih…

Okupansi Hotel di Banyuwangi Turun 10 Persen Gegara Kawah Ijen Terbakar

Okupansi Hotel di Banyuwangi Turun 10 Persen Gegara Kawah Ijen Terbakar

Kamis, 17 Sep 2026 14:12 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Imbas kebakaran huran dan lahan (karhutla) di Gunung Ijen turut mempengaruhi sektor pariwisata Banyuwangi. Sejumlah hotel di…

Sembilan Siswa SD di Kota Kediri Diduga Keracunan MBG

Sembilan Siswa SD di Kota Kediri Diduga Keracunan MBG

Kamis, 17 Sep 2026 14:05 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sejumlah siswa sekolah dasar (SD) di Kota Kediri, diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis…

Uang Gedung Rp1 Juta dan SPP Rp100 Ribu Dipersoalkan, Deni Wicaksono Minta Dindik Bertindak

Uang Gedung Rp1 Juta dan SPP Rp100 Ribu Dipersoalkan, Deni Wicaksono Minta Dindik Bertindak

Kamis, 17 Sep 2026 13:57 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 13:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Persoalan dugaan pungutan di sekolah negeri Jawa Timur kembali mencuat. Terbaru, sejumlah wali murid SMKN 1 Mojoagung, Jombang,…

Dinkes Banyuwangi Catat 28 Pasien Cuci Darah Berusia di Bawah 30 Tahun, Ini Pemicunya

Dinkes Banyuwangi Catat 28 Pasien Cuci Darah Berusia di Bawah 30 Tahun, Ini Pemicunya

Kamis, 17 Sep 2026 13:06 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 13:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuwangi mencatat ada sebanyak 28 pasien masih berusia di bawah 30 tahun, harus menjalani…