Dipicu Hujan Deras, Panen Durian di Madiun Anjlok hingga 50 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Panen durian di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN
Ilustrasi. Panen durian di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Imbas hujan dengan intensitas tinggi memicu panen durian yang anjlok hingga 50 persen di Kabupaten Madiun, Jawa Timur dalam dua bulan terakhir. Jumlah panen buah durian tahun ini berkurang banyak dibandingkan dengan tahun kemarin. 

“Tahun ini hasil panen duriannya sedikit. Bisa dikatakan gagal panen karena dibandingkan tahun sebelumnya berkurang banyak,” ujar Ketua Kelompok Tani di Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Rabu (22/01/2025).

Kondisi itu tentu membuat petani durian kewalahan memenuhi pesanan konsumen dari berbagai daerah. Pasalnya, derasnya hujan tersebut menyebabkan banyak durian rontok sebelum masak. Hal itu menjadikan buah durian yang layak dijual ke pasaran menjadi sedikit. 

“Curah hujan yang tinggi menjadi buah durian banyak yang rontok sebelum masak atau masa panennya. Kondisi ini menjadikan panen kami menjadi sedikit,” ujar Winanto.

Meski hujan deras dan hasil panen anjlok (sedikit), kualitas buah durian yang dihasilkan Desa Segulung tidak beda dengan panen biasanya. Pecinta durian masih dapat merasakan manisnya buah durian khas Desa Segulung. 

“Untuk kualitas dan rasanya hampir sama, masih bagus dan enak. Hanya jumlah panennya yang berkurang dibanding sebelumnya,” jelas Winanto.

Winanto menambahkan, berkurangnya hasil panen durian tahun ini membuat petani kesulitan memenuhi permintaan pasar. Untuk jenis buah durian yang dijual saat ini mulai dari lokal, durian lokal kawuk, montong, duri hitam, bawor, dan musang king. Sedangkan menyoal harga, mulai Rp 25.000 hingga Rp 250.000 sampai Rp 300.000 per buah. md-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…