Bergaya Retro, Royal Enfield Scram 440 Hadirkan Fitur Terkini

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Royal Enfield Scram 440. SP/ JKT
Royal Enfield Scram 440. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Royal Enfield Scram 440 motor bergaya scrambler resmi meluncur dengan desain perpaduan retro dan modern menggantikan model Scram 411 yang telah mendulang sukses. Meski ada beberapa perubahan yang dihadirkan.

Untuk pasar Indonesia, Royal Enfield telah meluncurkan model Scram 411. Ketika model terbaru ini meluncur (Scram 440) tak menutup kemungkinan juga akan hadir di Tanah Air, Rabu (29/01/2025).

Pada model terbaru ini, ada sedikit peningkatan pada berat dan dimensinya lebih besar dari model 411. Jika dilihat lebih detail, ada perubahan pada bagian lampu depan, panel instrumen, hingga sistem pengereman Antilock Braking System (ABS).

Sementara itu, dari sisi fitur juga mendapat perubahan dari pendahulunya. Kini, di Scram 440 hadir dengan dua fitur berkendara terdiri dari Trail dan Force. Sehingga dapat berkendara di setiap medan jalan.

Spesifikasi lainya dari motor ini yaitu hadir dengan ketinggian jok 795 mm dan ground clearance 200 mm. Masuk ke dalam keluarga Himalayan, motor ini juga disematkan ban dual purpose yang memang cocok untuk segala medan jalan, termasuk offroad.

Soal jantung pacunya, Scram 440 ini menggendong mesin satu silinder 433 cc pendingin udara dan oli. Mesin tersebut mampu memuntahkan tenaga maksimal 25,4 dk pada 6.250 rpm serta torsi 34 Nm pada 4.000 rpm. Mesin ini juga dipadukan dengan transmisi manual enam percepatan.

Sedangkan untuk menyoal harga, Scram 440 dibanderol 208.000 rupee atau kisaran Rp 39 jutaan untuk varian Trail, dan yang lebih tinggi yaitu Force ada di angka 215.000 rupee (Rp 40 jutaan). jk-02/dsy

Berita Terbaru

Komunitas Kepala Desa Nahdlatul Ulama Silaturahim ke Kantor PCNU Lamongan

Komunitas Kepala Desa Nahdlatul Ulama Silaturahim ke Kantor PCNU Lamongan

Minggu, 14 Jun 2026 18:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Komunitas Kepala Desa Nahdlatul Ulama (Kades NU) Kabupaten Lamongan, Minggu (14/6/2026) siang melakukan silaturahim ke kantor PCNU …

Lazisnu Lamongan Bertekad Mentrasformasi Menjadi Lembaga Filantropi yang Profesional, Transparan dan Berdampak

Lazisnu Lamongan Bertekad Mentrasformasi Menjadi Lembaga Filantropi yang Profesional, Transparan dan Berdampak

Minggu, 14 Jun 2026 17:45 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 17:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM Lamongan – Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) PCNU Lamongan terus melakukan pembenahan. Terbaru, perubahan k…

Hari Donor Darah Sedunia, Ning Ita Ajak Jadikan Gerakan Kemanusiaan Berkelanjutan

Hari Donor Darah Sedunia, Ning Ita Ajak Jadikan Gerakan Kemanusiaan Berkelanjutan

Minggu, 14 Jun 2026 17:18 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 17:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Semangat kemanusiaan mewarnai peringatan Hari Donor Darah Sedunia Tahun 2026 yang digelar PMI Kota Mojokerto di Atrium Sunrise…

Dakwaan KPK Bongkar Dugaan Pengaturan Proyek oleh Maidi

Dakwaan KPK Bongkar Dugaan Pengaturan Proyek oleh Maidi

Minggu, 14 Jun 2026 15:35 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 15:35 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Fakta baru kembali terungkap dalam sidang perdana kasus korupsi kota Madiun, Kamis (11/6/2026). Dalam dakwaannya JPU menyebut Maidi …

MA Batalkan Vonis Bebas PN Gresik, PPAT Resa Andrianto Divonis Penjara

MA Batalkan Vonis Bebas PN Gresik, PPAT Resa Andrianto Divonis Penjara

Minggu, 14 Jun 2026 14:16 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 14:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Perkara yang sempat menyita perhatian publik di Gresik akhirnya mencapai babak akhir. Mahkamah Agung (MA) RI membatalkan putusan b…

Petani di Jember Merugi Gagal Panen, Puluhan Hektare Jagung dan Padi Ludes Diserang Tikus

Petani di Jember Merugi Gagal Panen, Puluhan Hektare Jagung dan Padi Ludes Diserang Tikus

Minggu, 14 Jun 2026 14:12 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Dalam beberapa pekan terakhir, para petani jagung dan padi di wilayah Jember, Jawa Timur mulai merugi lantaran gagal panen akibat…