SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah ditemukan potongan tubuh UK (potongan kepala dan kaki) oleh polisi di dua tempat, kini potongan tubuh tersebut diserahkan kepada pihak keluarga di RS Bhayangkara.
Setelah potongan tubuh diserahkan, pihak keluarga langsung menguburkan potongan tersebut dalam satu liang lahat dengan UK, walau diiringi hujan saat pemakaman tetap dengan syariat Islam itu penuh Khidmah dan haru.
Nur Khalim (53) ayah korban UK dengan sedikit tersendat menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah melakukan upaya upaya pengungkapan peristiwa yang terjadi pada keluarganya. Ia juga mengaku tenang karena sisa jasad korban berhasil ditemukan seluruhnya untuk dimakamkan.
Setelah pemakaman Almh Uswatun Khasanah, Nur Khosim berharap pelakunya dihukum berat, dan terima kasih kepada semua pihak dan bapak bapak Polisi yang telah menangkap pelaku pembunuhan anaknya, sampai ditemukannya potongan potongan tubuh anaknya.
"Semoga Almarhumah anak saya Uswatun (panggilan akrabnya) Husnul khotimah, dan pelakunya dihukum berat," ungkap Nur Kholim di rumahnya usai pemakaman potongan tubuh korban.
Untuk diketahui perbuatan keji yang dilakukan oleh Rahmad Tri Hartanto alias Anto (34) warga Kab Tulungagung terhadap Uswatun Khasanah (28) warga Desa Sidodadi Kec Garum Kab Blitar dengan dimutilasi menjadi 3 bagian di salah satu hotel di Kediri, pada 20 Januari 2025, dan jasadnya dibuang di 3 Wilayah Hukum Polres Ngawi, Polres Trenggalek dan Polres Ponorogo. Les
Editor : Moch Ilham