Libur Panjang, KAI Daop 7 Catat Lonjakan Penumpang di Stasiun Kediri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Jumlah penumpang di KAI Daop 7 Madiun jelang libur panjang. SP/ MDN
Ilustrasi. Jumlah penumpang di KAI Daop 7 Madiun jelang libur panjang. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Selama periode libur panjang Imlek dan Isra Mi'raj mulai 21-31 Januari 2025, KAI Daop 7 Madiun mencatat lonjakan jumlah penumpang dari Stasiun Kediri. Bahkan, hingga saat ini, tiket keberangkatan Daop 7 Madiun yang telah terjual mencapai 34.170 tiket, atau telah 100 persen lebih.

"Hingga saat ini, tiket yang telah terjual mencapai 34.170 tiket, sementara masih tersedia 207 tiket untuk keberangkatan selama periode liburan ini," ujar Manajer Humas Daop 7 Madiun Kuswardojo, Kamis (30/01/2025).

Sementara itu, jumlah penumpang yang naik dari Stasiun Kediri sejak 21–31 Januari 2025 ini tertinggi kedua di wilayah Daop 7. Sedangkan untuk jumlah penumpang yang tertinggi tetap dari Stasiun Madiun yakni yang naik 27.199 orang dan yang turun 27.769 orang penumpang. Dan tertinggi ketiga adalah Stasiun Blitar dengan 6.343 orang penumpang yang naik dan 7.325 orang penumpang yang turun.

"Untuk jumlah penumpang yang naik dari Stasiun Kediri pada periode libur panjang Imlek dan Isra Mi'raj ini ada 9.623 orang penumpang naik dan 9.498 orang penumpang turun," katanya, Kamis (30/01/2025).

Pihaknya menambahkan, pada periode libur panjang Imlek dan Isra Mi’raj 2025 ini, Daop 7 Madiun mencatat penjualan tiket sebanyak 72.027 tiket untuk seluruh KA jarak jauh yang melintas di wilayah Daop 7.

Dari jumlah tersebut, terdapat 22.716 tempat duduk yang disiapkan khusus untuk KA keberangkatan dari Daop 7 Madiun, meliputi KA Singasari, Brantas, Bangunkarta, dan Kahuripan.

Kuswardojo juga menambahkan bahwa momen perayaan Imlek dan Isra Mi'raj ini sekaligus menjadi kesempatan KAI untuk terus meningkatkan layanan kepada masyarakat. Pihaknya juga mengimbau para pengguna jasa KA untuk hadir lebih awal di stasiun keberangkatan guna mengantisipasi potensi kemacetan menuju stasiun.

"Ini terutama karena intensitas hujan yang cukup tinggi di sejumlah wilayah. Pastikan waktu perjalanan telah diperhitungkan dengan baik agar tidak tertinggal kereta," kata Kuswardojo. md-01/dsy

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…