SURABAYAPAGI.com, Jombang - Diguyur hujan deras, mengakibatkan banjir menerjang Tanggul Sekunder Rejoagung 2 di Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto Jombang hingga menggerus banyak menggerus pinggiran tanah dan akhirnya ambrol.
Tanggul selebar lebih dari enam meter, terlihat tergerus air dengan kedalaman lima meter dan tebal hingga lebih dari tiga meter dan kini mulai mengancam akses jalan warga.
“Itu dampak banjir Senin (27/01/2025) malam, ambrolnya sekitar pukul 23.00,” kata Nurfai, warga sekitar, Jumat (31/01/2025).
Malam itu debit Sekunder Rejoagung 2 sangat besar. Hal itu membuat air sampai meluber dan mencapai bahu jalan. Tanggul yang juga berfungsi sebagai jalan di depan rumahnya itu akhirnya ambrol.
“Penuh sampai atas airnya. Setelah itu di bawah dam airnya membentuk pusaran dan akhirnya ambrol. Tanggul ambrol dan jalannya tergerus. Sementara sekarang ditutup dulu, takutnya pas ada yang lewat makin parah longsornya,” bebernya.
Menindaklanjuti hal itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Sultoni, membenarkan adanya kerusakan pada tanggul sungai tersebut. Terutama jalan lingkungan yang berada di pinggir sungai sangat membahayakan.
“Kita dapat laporan Rabu (29/01/2025) pagi, dan memang ada longsoran cukup besar di sana karena gerusan air. Itu statusnya jalan inspeksi yang kini jadi jalan lingkungan dan akses warga,” ucapnya.
Hingga kemarin, penanganan belum bisa dilakukan. Selain menunggu debit air stabil, material untuk perbaikan di lokasi belum tersedia. Sehingga, untuk sementara tanggul tersebut dipasang tanda agar tidak dilintasi oleh warga sekitar dan lainnya, hingga menunggu perbaikan untuk penanganan darurat. jb-01/dsy
Editor : Desy Ayu