Masalah Pada Roda, Subaru Recall 20.366 Crossover Forester di AS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Subaru Forester. SP/ JKT
Subaru Forester. SP/ JKT

i

SURBAAYAPAGI.com, Jakarta - Subaru baru saja mengumumkan kabar kurang menyenangkan terkait produksi model Crossover Forester di AS. Pasalnya, imbas masalah pada roda yang diproduksi secara tidak benar, membuatnya harus menarik kembali atau recall lebih dari 20 ribu model tersebut.

Menurut laporan dari The National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), sebanyak 20.366 crossover Forester terkena dampak dalam penarikan kembali ini, yang diakibatkan pelek berukuran 18 inci memiliki permukaan dudukan lug atau mur yang tidak benar.

"Permukaan dudukan lug yang tidak ditentukan dengan benar dapat mempengaruhi stabilitas kendaraan, yang meningkatkan risiko kecelakaan," bunyi laporan tersebut, Minggu (02/02/2025).

Model yang terdampak merupakan model tahun 2025, Subaru juga menginstruksikan para diler untuk segera mengidentifikasi kendaraan yang ditarik dan menandai untuk mencegah pengiriman atau penggunaan sebelum diperbaiki.

Sebelumnya, merek asal Jepang ini pertama kali menemukan masalah pada Oktober 2024 saat pemasangan roda selama produksi. Hal tersebut memicu penyelidikan Subaru secara internal dan hasilnya menemukan masalah bahwa dudukan mur tidak benar.

Subaru belum mengetahui adanya kecelakaan atau klaim garansi terkait masalah tersebut, tapi mengambil langkah untuk melakukan penarikan kembali dan para pemilik akan diberitahu pada Maret 2025.

Nantinya, para pengguna yang terdampak akan diminta untuk membawa kendaraan ke dealer terdekat untuk diperiksa lebih lanjut. Jika salah satu dari keempat roda ditemukan memiliki permukaan dudukan mur yang salah, akan diganti tanpa biaya. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Manfaatkan Momentum Harga Cabai Melonjak Naik, Petani di Jember Pilih Panen Lebih Awal

Manfaatkan Momentum Harga Cabai Melonjak Naik, Petani di Jember Pilih Panen Lebih Awal

Senin, 02 Feb 2026 12:51 WIB

Senin, 02 Feb 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat momentum harga cabai merah jenis sret yang saat ini melonjak naik membuat sejumlah petani di cabai di Desa Tanjungrejo,…

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Percepatan Digitalisasi dan Sertifikasi Aset Pemprov Jatim Mendesak

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Percepatan Digitalisasi dan Sertifikasi Aset Pemprov Jatim Mendesak

Senin, 02 Feb 2026 12:41 WIB

Senin, 02 Feb 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menilai percepatan digitalisasi dan sertifikasi aset Pemprov Jatim sebagai langkah mendesak…

Eksekutif dan Legislatif Belum Satu Frekuensi, Pansus BUMD DPRD Jatim Angkat Alarm

Eksekutif dan Legislatif Belum Satu Frekuensi, Pansus BUMD DPRD Jatim Angkat Alarm

Senin, 02 Feb 2026 12:21 WIB

Senin, 02 Feb 2026 12:21 WIB

Surabaya, SURABAYAPAGI.COM — Panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Jawa Timur menyoroti rendahnya kontribusi sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap P…

Warga Bojonegoro Berburu Janur dan Ketupat Jelang Malam Nisfu Syaban

Warga Bojonegoro Berburu Janur dan Ketupat Jelang Malam Nisfu Syaban

Senin, 02 Feb 2026 11:59 WIB

Senin, 02 Feb 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Di sejumlah pasar tradisional banyak para penjual janur dadakan sudah mulai memenuhi lapak menjelang bulan Ramadhan di…

DPRD Gresik Pilih Tahan Pencairan Pokir Usai Dapat Masukan KPK

DPRD Gresik Pilih Tahan Pencairan Pokir Usai Dapat Masukan KPK

Senin, 02 Feb 2026 11:53 WIB

Senin, 02 Feb 2026 11:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — DPRD Kabupaten Gresik mengonfirmasi bahwa anggaran pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan masih tercantum dalam dokumen p…

BPBD Catat Puluhan Rumah Warga di Pamekasan Diterjang Hujan dan Angin Kencang

BPBD Catat Puluhan Rumah Warga di Pamekasan Diterjang Hujan dan Angin Kencang

Senin, 02 Feb 2026 11:49 WIB

Senin, 02 Feb 2026 11:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan mencatat sebanyak puluhan rumah warga, lembaga pendidikan hingga…