SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Setiap muslim menyambut Ramadan, bisa bermacam cara. Ajaran ulama yang saya ikuti sejak remaja, sambut Ramadan dengan suka cita dan kebahagiaan. Termasuk bersyukur kepada Allah karena telah mempertemukan kita dengan Ramadan sekarang.
Ajaran yang saya ingat menyambut Ramadan dengan pertobatan yang tulus . Selain persiapan untuk berpuasa dan shalat qiyam. Tentu dengan niat yang baik dan tekad yang tulus.
Pengalaman saya lima tahun terakhir, ada beberapa cara untuk mempersiapkan diri menghadapi Ramadan. Saya mulai berpuasa lebih awal yaitu berpuasa sekali atau dua kali seminggu, seperti pada hari Senin dan Kamis. Ini karena puasa adalah sunah. Ini membantu tubuh menyesuaikan diri dan mempersiapkan diri untuk berpuasa selama Ramadan.
Saya juga buat daftar doa dengan menulis doa-doa yang akan saya baca selama Ramadan.
Juga memperbanyak puasa di bulan Syaban. Selain menghidupkan malam-malamnya dengan shalat dan berdzikir.
Ini saya tiru dari kebiasaan Rasulullah SAW umenyambut bulan Ramadhan. Antara lain memperbanyak puasa di bulan Syaban.
Menghidupkan malam-malamnya dengan shalat dan berdzikir, Membangunkan keluarganya untuk shalat dan berdzikir. Ber'itikaf di masjid pada malam-malam terakhir
Persiapan menyambut bulan Ramadhan. Tentu juga memperbanyak taubat dan memohon kemudahan kepada Allah SWT. Melatih diri untuk melaksanakan sholat malam (tahajud).
Bersedekah dan menjaga lisan dari segala hal buruk seperti hinaan, fitnah, atau ghibah. Termasuk menjaga hubungan antar teman, kerabat, tetangga, maupun saudara.
Dulu para sahabat menyambut bulan puasa semenjak enam bulan sebelumnya dengan cara berdo'a kepada Allah. Dan membekali ilmu Agama. Terutama banyak memohon kemudahan kepada Allah SWT. ([email protected])
Oleh:
Hj. Lordna Putri
Editor : Moch Ilham