Terobosan Kapolda Metro Jaya: Jakarta Bentuk Tim Pemecah Kemacetan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Awal pekan ini Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto  telah memerintahkan jajarannya untuk membentuk 'tim pemecah kemacetan'. Ini guna mengurai kemacetan di wilayah Jakarta.

Karyoto, berharap masyarakat yang terjebak kemacetan dapat bersabar ketika tim sedang berupaya melakukan penguraian. Tim akan mendahulukan untuk mengurai kemacetan yang lebih panjang. Selain itu, lampu merah juga akan diatur sedemikian rupa saat terjadi kemacetan.

Kala itu, Karyoto bercerita dirinya kerap terjebak kemacetan di jalanan protokol Jakarta. Ia mengaku selalu mendengar bunyi klakson dari kendaraan-kendaraan lain yang menandakan para pengendara sudah terpancing emosinya.

"Bahkan saya sendiri ketika saya berkendaraan banyak masyarakat yang tidak sabar dengan membunyikan klakson. Ini indikasi bahwa masyarakat jenuh," kata Karyoto kepada wartawan, kemarin.

 

Sebuah Kolaborasi Antarsatuan

"Kemarin, minggu yang lalu sudah saya perintahkan untuk membuat tim pemecah kemacetan," imbuhnya.

 Personel dari Sabhara hingga Brimob bakal diterjunkan dalam tim pemecah kemacetan.

Tugas pengaturan lalu lintas selama ini dipegang jajaran direktorat lalu lintas (Ditlantas) di kepolisian.

Namun, Karyoto menyebut tim pemecah kemacetan itu merupakan sebuah kolaborasi antarsatuan.

"Ini kolaborasi agak baru karena yang biasa ahli ngatur-ngatur anggota lalin [ditlantas], tapi saya tambahkan anggota Sabhara dan Brimob patroli untuk berikan keamanan dan kenyamanan rekan-rekan yang sedang bertugas," tambah Karyoto .

 

Soroti Titik Kemacetan di Jakarta

Karyoto menyoroti sejumlah titik kemacetan yang kerap terjadi di Jakarta. Dari mulai Bundaran HI di Jakarta Pusat hingga Kemang di Jakarta Selatan.

Karyoto menerangkan dalam pelaksanaannya, tim pemecah kemacetan itu akan diberikan diskresi untuk bisa mengurai kepadatan lalu lintas.

"Ketika ada kemacetan itu normalnya sebuah TL (traffic light) yang normal itu akan dibikin tidak normal, ada pengaturan-pengaturan tambahan seperti kita bilang diskresi," tutur dia.

"Yang paling panjang antrean kita dahulukan mungkin di sana dua kali di sini satu kali (lampu merah) itu juga nanti saya minta ke petugas lalu lintas kalau perlu membawa TOA [alat pengeras suara portabel] untuk menginformasikan 'mohon maaf mungkin kenyamanan anda agak terganggu karena kita sedikit memberikan prioritas ke yang lebih panjang'," imbuh jenderal bintang dua itu.

 

Sejumlah Dampak Kemacetan

Karyoto membeberkan sejumlah dampak kemacetan dari mulai psikologi pengguna jalan, bahan bakar boros hingga polisi udara. Oleh karena itu, harapnya, dengan pembentukan tim pemecah kemacetan ini bisa membentuk mengurai kepadatan dan memperlancar arus lalu lintas di Jakarta.

"Mudah-mudahan dalam waktu 2-3 hari, mudah-mudahan sudah bisa berkolaborasi yang baik. Karena kalau Samapta, kebanyakan anak-anak muda, ya mungkin pengalamannya, ketika mengambil lngkah-langkah diskresi, belum berani, tetapi nanti ada seniornya yang membantu," ucap Karyoto.

Awal pekan ini Karyoto mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk membentuk 'tim pemecah kemacetan' guna mengurai kemacetan di wilayah Jakarta.

Kala itu, Karyoto bercerita dirinya kerap terjebak kemacetan di jalanan protokol Jakarta. Ia mengaku selalu mendengar bunyi klakson dari kendaraan-kendaraan lain yang menandakan para pengendara sudah terpancing emosinya.

"Bahkan saya sendiri ketika saya berkendaraan banyak masyarakat yang tidak sabar dengan membunyikan klakson. Ini indikasi bahwa masyarakat jenuh," kata Karyoto kepada wartawan, Senin (10/2).

"Kemarin, minggu yang lalu sudah saya perintahkan untuk membuat tim pemecah kemacetan," imbuhnya.

Wadirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argowiyono, tim ini akan menjadi tim gerak cepat saat ada laporan kemacetan. Terdapat sekitar 60 hingga 80 personel yang akan dikerahkan untuk mengurai kemacetan. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Jember Hidupkan Permainan Tradisional Lewat Festival Egrang Tanoker 2026

Jember Hidupkan Permainan Tradisional Lewat Festival Egrang Tanoker 2026

Senin, 11 Mei 2026 05:30 WIB

Senin, 11 Mei 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Permainan tradisional kembali menemukan denyutnya di lereng timur Kabupaten Jember. Di Desa Ledokombo, langkah-langkah anak-anak yang meniti…

Festival Rujak Uleg 2026 Jadi Magnet Wisata, Warga dari Berbagai Daerah Serbu Surabaya

Festival Rujak Uleg 2026 Jadi Magnet Wisata, Warga dari Berbagai Daerah Serbu Surabaya

Senin, 11 Mei 2026 05:28 WIB

Senin, 11 Mei 2026 05:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM: Festival Rujak Uleg 2026 sukses menjelma menjadi pesta rakyat meriah di Surabaya, Sabtu (9/5). Ribuan warga memadati Surabaya Expo Center…

Gus Fawait Prioritaskan Program RTLH, Target Renovasi 1.000 Rumah Tahun 2026

Gus Fawait Prioritaskan Program RTLH, Target Renovasi 1.000 Rumah Tahun 2026

Senin, 11 Mei 2026 05:25 WIB

Senin, 11 Mei 2026 05:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat komitmennya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui sektor hunian. Gus Fawait menegaskan…

Bos Judi online Jakarta Kabur, 321 WNA Operator Digerebek

Bos Judi online Jakarta Kabur, 321 WNA Operator Digerebek

Senin, 11 Mei 2026 05:20 WIB

Senin, 11 Mei 2026 05:20 WIB

SURABAYAPAGI : Bareskrim Polri dalam analisa hari Minggu (10/5) menduga bisnis ilegal judi online dioperasikan secara terstruktur dengan memanfaatkan sarana…

Prabowo, tak Larang Siswa Tolak MBG

Prabowo, tak Larang Siswa Tolak MBG

Senin, 11 Mei 2026 05:19 WIB

Senin, 11 Mei 2026 05:19 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto menyatakan tak masalah apabila ada sekolah yang menolak Makan Bergizi Gratis (MBG), apalagi sekolah itu isinya anak…

“OPERA to BROADWAY” hadirkan Regina Handoko.

“OPERA to BROADWAY” hadirkan Regina Handoko.

Senin, 11 Mei 2026 05:00 WIB

Senin, 11 Mei 2026 05:00 WIB

  SURABAYAPAGI : Harpa dan opera berpadu dalam satu panggung lewat konser “Opera to Broadway” yang digelar di Petra Performance Hall, Surabaya, 9 Mei 2026…