Bocah TK di Jember Dibunuh dan Dikubur di Kebun Kosong

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Bocah yang berusia sekitar 7 tahun inisial FA dibunuh Alvianto, pacar ibunya, Irmawati (22) asal Dusun Sumber Pakem, Desa/Kecamatan Silo Jember.

Korban sebelumnya sempat dikabarkan oleh pelaku, Alvianto sejak 5 Februari 2025 sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu korban menginap di rumah terduga pelaku di Dusun Krajan, Desa Garahan, Kecamatan Silo Jember.

Irmawati sempat menanyakan keberadaan korban kepada terduga pelaku. Namun ia menjawab sudah dipulangkan. Lalu ibu korban menghubungi kakaknya dan ternyata korban tidak ada.

Terduga pelaku sempat menyampaikan akan mencari korban, tapi malah menghilang dan tidak ada kabar. Merasa curiga, ibu korban lalu melaporkan kehilangan anak ke Polsek Sempolan. Termasuk melakukan pencarian pacarnya yang juga tidak ada kabarnya.

Kabar penculikan ini terkuak pada Kamis (13/2/2025), saat salah satu warga mengetahui keberadaan pelaku di dalam kebunnya yang ada di Desa Garahan yang ada di sekitar eks pabrik rokok Sampoerna.

"Tadi pagi, ada warga yang melihat pelaku masuk ke kebunnya, kemudian disanggong sambil menunggu warga lainnya, setelah beberapa warga berkumpul, pelaku diamankan," ujar sumber di lokasi kejadian.

Warga yang kesal dengan pelaku, sempat menghakimi dengan memberikan beberapa bogem mentah, sambil diinterogasi terkait keberadaan Faton yang dibawa kabur.

"Saat itu pelaku sempat gak mau mengakui, tapi setelah didesak, pelaku mengakui kalau Faton dikubur di kebunnya, kemudian kami melaporkan ke polisi dan melihat tempat mengubur korban ditutupi dengan dedaunan kering," bebernya.

Dari informasi yang diterima, peristiwa ini bermula pada Minggu (9/2/2025) pagi saat korban diajak oleh ibunya ke rumah pelaku, karena R yang juga ibu korban diminta membantu keperluan hajat tetangga dan juga saudara pelaku.

Saat ibu korban sibuk di dapur, korban yang berada di rumah pelaku meminta makan sambil menangis. Pelaku pun tidak sabar sehingga berniat mengantarkan korban ke rumahnya di Silo tanpa sepengetahuan ibu kandungnya.

"Saat dalam perjalanan mengantarkan korban, pelaku berubah pikiran, dengan membawa korban ke pekarangan milik orang tuanya di Gunung Pagu dekat dengan eks pabrik Sampoerna," ujar Lukman yang pada Kamis (14/2/2025) ikut mengamankan pelaku.

Saat di lokasi kejadian, pelaku memukul dada korban sebanyak 2 kali sampai korban terjatuh. Hal ini dilakukan karena korban terus nangis, kemudian korban dibawa ke gubuk yang ada di pekarangan tersebut untuk ditenangkan.

"Saat korban mulai membaik, korban kembali rewel dan berlari-lari. Kemudian oleh pelaku, korban dikejar dan dipukul lagi di bagian dada dan punggung hingga menyebabkan korban meninggal dunia," ujarnya menirukan pengakuan korban.

Untuk menghilangkan bukti, pelaku mengambil zak bekas yang ada di gubuk untuk membungkus jasad korban. Kemudian korban dikubur dengan kedalaman sekitar 60 cm, kemudian sekitar pukul 13.00 WIB pelaku pulang ke rumahnya, kemudian menghilang.

Korban dinyatakan hilang sore hari saat ibu korban pulang ke rumah dan tidak menemukan anaknya, sehingga hilangnya bocah yang duduk dibangku TK tersebut diumumkan di media sosial dan group WhatsApp. 

Berita Terbaru

Pedagang Lokal Tertekan, Daging Sapi Pasokan Luar Banjiri Pasar Legi Jombang

Pedagang Lokal Tertekan, Daging Sapi Pasokan Luar Banjiri Pasar Legi Jombang

Jumat, 20 Feb 2026 11:49 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 11:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Memasuki Bulan Ramadhan, dimana banyak orang mencari kebutuhan daging sapi justru membuat sejumlah pedagang daging sapi di Pasar…

Ratusan Pedagang Ramaikan Pasar Takjil Ramadhan di Ruas Jalan Alun - alun Kota Blitar

Ratusan Pedagang Ramaikan Pasar Takjil Ramadhan di Ruas Jalan Alun - alun Kota Blitar

Jumat, 20 Feb 2026 11:27 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Menyambut Bulan Ramadhan, sebanyak 270 pedagang kaki lima dan usaha mikro kecil menengah turut meramaikan Pasar Takjil di Kota…

Polres Gresik Gelar Kurve di Masjid Agung, Dukung Program ASRI Presiden Prabowo Subianto

Polres Gresik Gelar Kurve di Masjid Agung, Dukung Program ASRI Presiden Prabowo Subianto

Jumat, 20 Feb 2026 11:02 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 11:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Jajaran Polres Gresik menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung Program ASRI yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia dengan m…

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Trate Takjil Market Volume 4 Libatkan 130 UMKM dan Resmikan Outlet Trate Rasa

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Trate Takjil Market Volume 4 Libatkan 130 UMKM dan Resmikan Outlet Trate Rasa

Jumat, 20 Feb 2026 10:58 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Denyut perekonomian warga di Kelurahan Trate, Kecamatan Gresik, kembali menggeliat. Trate Takjil Market (TTM) Volume 4 resmi digelar…

Selama Ramadhan, SPPG Kota Malang Ganti MBG dengan Makanan Kering

Selama Ramadhan, SPPG Kota Malang Ganti MBG dengan Makanan Kering

Jumat, 20 Feb 2026 10:55 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 10:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama Bulan Ramadhan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang akan disesuaikan mulai dari menu sampai dengan…

Peternak Malang Diimbau Waspada Risiko Wabah PMK di Musim Hujan yang Tak Tentu

Peternak Malang Diimbau Waspada Risiko Wabah PMK di Musim Hujan yang Tak Tentu

Jumat, 20 Feb 2026 10:35 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 10:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Memasuki musim hujan yang tidak menentu di awal Tahun 2026 pada wilayah Malang Raya, para peternak diimbau tetap waspada terhadap…