SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo ikut berkomitmen dengan menambah dan memperluas lahan pertanian untuk tanaman padi dan jagung di wilayahnya.
Pihaknya akan menargetkan tanam jagung seluas 61.620 hektare. Sedangkan untuk target luasan tanam jagung tersebut dibagi menjadi menjadi tiga kali tanam selama setahun.
"Untuk jagung di Situbondo pada tahun ini Situbondo menargetkan tanam jagung seluas 61.620 hektare," ungkap Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah, Kamis (27/02/2025).
Untuk tanam jagung pertama sudah kami laksanakan pada November 2024, dan panennya antara Januari-Februari 2025 di atas lahan seluas 4.807 hektare untuk tahap pertama.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo Dadang Aries Bintoro optimis pada tanam jagung kedua, akan dimulai pada Maret 2025, target tanam jagung seluas 61.620 hektare dalam setahun tercapai.
"Alhamdulillah petani kooperatif dan tergerak untuk menanam jagung, bukan menanam yang lainnya," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo Dadang Aries Bintoro.
Sementara itu, untuk tahun ini luasan tanaman padi menjadi 65 ribu hektare yang sebelumnya hanya 30 hektare. "Pemkab Situbondo mendukung program Ketahanan Pangan Nasional dengan memperluas areal tanam padi, dari 30 hektare menjadi 65 hektare," ucap Dadang.
Dadang Aries Bintoro menambahkan, Kementerian Pertanian meminta daerah untuk optimalisasi lahan tidak produktif menjadi produktif untuk swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat.
"Upaya perluasan lahan pertanian ini, kita mendapatkan dukungan Kodim 0823/ Situbondo. Kami intens berkomunikasi dengan Bapak Dandim, dalam upaya perluasan lahan," ucap Dadang. st-01/dsy
Editor : Desy Ayu