8.400 Pekerja Sritex Sudah Pasti PHK Pas Ramadhan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para pekerja Sritex di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah resmi di- PHK pada 1 Maret 2025. 
Para pekerja Sritex di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah resmi di- PHK pada 1 Maret 2025. 

i

SURABAYA PAGI, Jakarta- Memasuki bulan puasa  pada awal Maret ini, 8.400 pekerja PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), atau Sritex harus bersedih. Lantaran mereka semua kena pemutusan hubungan kerja alias PHK.

Artinya, upaya Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Sukoharjo,  Jawa Tengah (Jateng) melobi kurator pailit Sritex agar tidak melakukan PHK, rasa-rasanya sulit terwujud.

"Jumat (28/2/2025), masih ada sidang terakhir peninjauan kembali di Semarang. Namun, dari hasil negosiasi, sudah ada kesepakatan. Bahwa PHK diputuskan pada 26 Februari 2025. Namun, pekerja masih bekerja hingga 28 Februari. Jadi, off-nya mulai 1 Maret, semuanya berhenti total," ucap Kepala Disperinaker Kabupaten Sukoharjo, Sumarno di Sukoharjo, Jateng, Kamis (27/2/2025).

Sumarno menegaskan, keputusan PHK sepenuhnya berada di tangan kurator pailit, bukan lagi bergantung manajemen Sritex. "Ini menjadi kewenangan kurator. Selanjutnya, tanggung jawab terhadap karyawan akan dialihkan sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Sumarno, dikutip dari Inilahjateng.

Mengenai hak-hak karyawan, Sumarno memastikan, semuanya akan mendapatkan jaminan yang sesuai peraturan perundang-undangan. Termasuk jaminan hari tua, jaminan kehilangan pekerjaan, dan pesangon.

"Jaminan hari tua, jaminan kehilangan pekerjaan, dan pensiun sudah dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan. Insha Allah aman, karena dananya sudah ada dan preminya terus dibayar oleh pabrik. Hanya premi bulan Februari ini yang belum dibayar," beber Sumarno.

Khusus pesangon untuk pekerja yang terkena PHK, Sumarno menyebut tanggung jawab pembayaran berada di tangan kurator. Jadi bukan lagi manajemen Sritex.  

"Pesangon menjadi tanggung jawab kurator untuk membayarkan, bukan lagi tanggung jawab Sritex. Perusahaan ini sudah sepenuhnya berada di bawah kendali kurator," bebernya.

Saat ini, ada sekitar 8.400 karyawan terkena PHK akibat penutupan PT Sritex. Namun, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo telah menyiapkan solusi untuk membantu para pekerja yang terdampak.

"Kami sudah berupaya mencari solusi. Saat ini, ada sekitar 7.000 sampai 8.000 lowongan kerja yang tersedia bagi para pekerja yang terkena PHK. Namun, perlu diingat bahwa dari 8.400 karyawan yang di-PHK, tidak semuanya adalah warga Sukoharjo," terangnya.jk

Berita Terbaru

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Mojokerto – PT Merak Jaya Beton disebut dalam dakwaan JPU (Jaksa Penuntut Umum) dalam sidang di Pengadilan Negeri Mojokerto. Pabrik beton ini d…

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Luar biasa program gelar karya siswa profesional sejak masa pendidikan. Siswa SMKN 1 Sidoarjo melakukan layanan perbaikan…

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Proses hukum kasus dugaan korupsi penambangan ilegal di lahan aset desa (tanah kas desa/TKD) Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, K…

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Program pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, masih berjalan lambat. Proyek…

Gedung Berganti Kepemilikan, SPPG di Lamongan Diminta Dikosongkan

Gedung Berganti Kepemilikan, SPPG di Lamongan Diminta Dikosongkan

Selasa, 09 Jun 2026 16:25 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Sejumlah persoalan terkait pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lamongan terus bermunculan. Terbaru,  pengelola SP…

Korban Nyaris Bunuh Diri, Keluarga Desak Polresta Sidoarjo Tangkap dan Tahan Pelaku Pencabulan Remaja 17 Tahun

Korban Nyaris Bunuh Diri, Keluarga Desak Polresta Sidoarjo Tangkap dan Tahan Pelaku Pencabulan Remaja 17 Tahun

Selasa, 09 Jun 2026 15:55 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, ​Sidoarjo - Dugaan kasus pencabulan yang menimpa seorang remaja perempuan berusia 17 tahun kini menjadi sorotan tajam. Korban dilaporkan me…