Paparan Visi-Misi Wali Kota dan Wawali Kota Surabaya di Rapat Paripurna

Kesejahteraan Warga Jadi Prioritas Utama

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat paripurna penyampaian visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya di gedung paripurna DPRD Kota Surabaya.
Rapat paripurna penyampaian visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya di gedung paripurna DPRD Kota Surabaya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pidato perdana Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji resmi memulai masa jabatanya di periode 2025-2030 dalam rapat paripurna DPRD Kota Surabaya, Senin (3/3).

Dalam acara tersebut hadir, jajaran pimpinan dewan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa diwakili oleh Asisten 1 Setdaprov Jatim Benny Sampirwanto, Bupati Gresik, Bupati Sidoarjo, Bupati Bangkalan, Lantamal V, Kapolrestabes Surabaya, Kapolres Tanjung Perak, Ketua PN Surabaya, Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Dandim 0830 Surabaya, Sekda Kota Surabaya, para Asisten dan Kepala OPD , staf ahli Pemkot  dan camat se kota Surabaya, Pimpinan BUMD kota Surabaya dan para undangan.

Momen tersebut merupakan penyampaian pidato visi misi lima tahun kedepan dari Eri dan Armuji. Sementara pelantikan telah dilakukan secara resmi oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 20 Februari lalu di Istana Merdeka, Jakarta.

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, memberikan apresiasi pada seluruh undangan yang datang. Ia juga mengatakan bahwa sebagai anggota legislatif, pihaknya bakal menyerap visi misi Wali Kota dan mengawal secara langsung pelaksanaannya. Terpenting, kepentingan rakyat harus diutamakan.

“Kami akan menyerap hal-hal yang menjadi prioritas pembangunan. Kedepan, sinergi yang baik antar elemen akan terus kami ciptakan demi pembangunan Surabaya yang berkelanjutan,” ujar Adi.

Dalam pidatonya, Eri Cahyadi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Surabaya yang telah memberikan kepercayaan untuk kembali memimpin Kota Pahlawan. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun Surabaya secara berkelanjutan dengan semangat gotong royong.

“Kami akan bekerja keras untuk memastikan pembangunan yang merata dan berkeadilan. Surabaya harus menjadi kota yang maju secara ekonomi, tetapi juga tetap humanis dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kepada hadirin, Eri juga sempat memaparkan pencapaian ekonomi Surabaya tahun lalu yang berhasil tumbuh 5,76 persen serta penurunan angka kemiskinan menjadi 3,96 persen. Dipaparkan pula sejumlah program unggulan, termasuk pembangunan infrastruktur, penguatan UMKM, pendidikan, dan layanan kesehatan. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah pembangunan Rumah Sakit Surabaya Timur dan perluasan akses layanan kesehatan di setiap kelurahan.

Eri juga menyampaikan rincian kebutuhan anggaran untuk pembangunan. Butuh anggaran lebih dari Rp 25 triliun untuk penanganan permasalahan, mulai banjir hingga pembangunan infrastruktur jalan. Rinciannya, paling tinggi adalah pembangunan infrastruktur jalan Rp10,6 triliun, penanganan banjir Rp9,6 triliun, kesehatan Rp 2,7 triliun, pendidikan Rp 2,5 triliun, honor pelayanan publik Rp 1,4 triliun tiap tahun, Jaminan Kesehatan Semesta Rp 450 miliar, Rutilahu Rp 286 miliar, Penerangan Jalan Umum Rp 280 miliar, dan beasiswa Rp 55 miliar.

Eri menegaskan bahwa langkah utang atau pembiayaan alternatif harus diambil untuk mempercepat pembangunan. Sebab, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 Rp 12,3 triliun tidak cukup untuk mengakomodir seluruh program tadi. Rencana itu sudah disampaikan dalam retret atau pembekalan kepala daerah terpilih di Akmil Magelang Jateng pekan lalu dan mendapat dukungan dari Kementerian keuangan dan lainnya.

Selain itu, Eri menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kota Surabaya dengan DPRD dan masyarakat dalam mewujudkan visi besar kota ini. Ia mengajak semua pihak untuk berpartisipasi aktif dalam membangun Surabaya agar semakin maju dalam lima tahun ke depan. “Keberhasilan hanya bisa dicapai dengan sinergi yang baik dari semua pihak. Mari bersama-sama mewujudkan Surabaya yang lebih baik lewat semangat gotong royong,” pungkasnya.

Kepada Eri dan Armuji, Adi memberikan dukungan penuh. Selama program-program tersebut bermuara pada kepentingan rakyat.

“Kesejahteraan masyarakat harus jadi prioritas utama. Segala program harus yang berpihak pada rakyat. Kami akan terus memberikan dukungan penuh untuk itu,” ujarnya.

Ia juga mendorong untuk menuntaskan proyek yang sempat tertunda, termasuk penanganan banjir. Sebab, jika tidak diatasi dengan cepat, banjir bisa mengakibatkan kesejahteraan dan ekonomi warga menurun.

“Warga yang semula bisa berjualan, jadi terhalang banjir dan tak bisa berjualan. Keluhan itu harus segera diatasi. Salah satunya dengan pembuatan saluran,” ungkapnya.

Program lain yang juga harus selalu jadi perhatian adalah perihal pengentasan kemiskinan dan pengurangan angka pengangguran. Oleh karena itu, peningkatan kesejahteraan harus jadi prioritas.

Sementara, Asisten 1 Setdaprov Jatim, Benny Sampirwanto mewakili Gubernur Jawa Timur,  mengatakan bahwa sinergi antar-pemerintahan menjadi tantangan tersendiri mengingat tidak adanya hubungan hierarki langsung antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Namun, dengan UU No. 23/2014, koordinasi dapat diperkuat melalui peran gubernur sebagai wakil pemerintah pusat.

"Dalam enam bulan pertama, kepala daerah wajib menyusun RPJMD yang menjadi arah kebijakan pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah secara akuntabel dan transparan," kata Benny.

Melalui konsep aglomerasi dan gotong royong, diharapkan Surabaya dan wilayah sekitarnya dapat menghadapi tantangan ekonomi dan sosial kedepannya.

Dengan semangat kolaborasi ini, Surabaya tidak lagi sekadar menjadi kota megapolitan yang berdiri sendiri, tetapi pusat pergerakan ekonomi yang menghidupkan daerah sekitarnya.

"Selamat bekerja Eri-Armuji, Warga Surabaya menantikan berbagai program yang berguna bagi kesejahteraan rakyat. Semoga amanah," pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…