Hotel Bintang 3 dan 4, Ancang-ancang PHK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pengusaha hotel  mulai mengurangi pegawai. Gelombang PHK akan membesar bila efisiensi anggaran dilanjutkan.

"Jika kondisi tidak membaik, mempertimbangkan PHK secara umum, jumlah karyawan terdampak bisa berkisaran kurang lebih 10 sampai dengan 50 orang di hotel menengah atau lebih banyak lagi di hotel yang lebih besar," kata Wakil Ketua Umum, Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA), Garna Sobhara Swara, kemarin.

IHGMA berharap pemerintah mau duduk bareng para pengusaha hotel untuk menyikapi hal ini. Mereka ingin mengajukan beberapa usulan mengenai efisiensi anggaran.

Pertama, efisiensi dilakukan secara bertahap agar bisa disertai evaluasi dampak. Kedua, insentif pengurangan pajak perhotelan. Ketiga, subsidi atau bantuan langsung perhotelan. Keempat, relaksasi kebijakan terkait operasional hotel.

 

Survei Terhadap 315 Hotel

Setiap hotel diperkirakan rugi lebih dari Rp3 miliar gara-gara kebijakan efisiensi anggaran Presiden Prabowo Subianto.

Garna Sobhara Swara mengatakan ruang-ruang pertemuan hotel dimatikan karena tak ada kegiatan. Selama ini, ruangan-ruangan itu sering diisi oleh acara-acara pemerintahan.

"Terutama pada bintang empat yang melaporkan potensi kerugian lebih dari Rp3 miliar per hotel selama efisiensi dilakukan, per satu hotel," ujar Garna pada jumpa pers di Jakarta, Selasa (4/4).

Garna mengatakan hal itu diketahui dari survei terhadap 315 hotel di bawah naungan IHGMA. Total anggota IHGMA sekitar 1.000 hotel dari Aceh sampai Papua.

Dia mengatakan pengusaha hotel sedang otak-atik strategi menyikapi kondisi ini. Mulai dari pengurangan belanja ke pemasok hingga pengurangan tenaga kerja.

"Jika kondisi tidak membaik, mempertimbangkan PHK secara umum, jumlah karyawan terdampak bisa berkisaran kurang lebih 10 sampai dengan 50 orang di hotel menengah atau lebih banyak lagi di hotel yang lebih besar," kata Garna.

 

Akan Terjadi Perang Harga

Ketua Umum IHGMA Arya Pering Arimbawa memprediksi kondisi akan memburuk setelah Lebaran Idulfitri jika tak ada perubahan kebijakan. Hotel-hotel akan kembali berebut pasar setelah low season selama Ramadan.

Dia memprediksi akan terjadi perang harga. Hal itu terjadi karena hotel-hotel yang selama ini bergantung ke acara pemerintah akan mencari pasar lain.

"Ujung ceritanya price war. Akhirnya apa? Kualitasnya turun. Ketika ada tamu kaget dengan penurunan kualitas, protes, dampaknya ke reputasi menurun," ujar Arya.

IHGMA mengajak pemerintah duduk bersama untuk mengevaluasi dampak kebijakan ini. Mereka berharap efisiensi dilakukan secara bertahap agar bisa disertai evaluasi dampak.

Selain itu, IHGMA berharap ada insentif pengurangan pajak perhotelan. Kemudian, pemerintah memberikan subsidi atau bantuan langsung perhotelan. Tak hanya itu relaksasi kebijakan terkait operasional hotel juga diperlukan.

General Manager Association (IHGMA) Arya Pering Arimbawa mengatakan sebagian hotel bergantung pada acara dan kunjungan kerja pemerintah.

Dengan kebijakan efisiensi, mereka otomatis harus menekan biaya operasional, termasuk gaji pegawai.

"Pasti mengurangi lagi tenaga kerja. Langkah awalnya tadi, tenaga harian atau tenaga casual. Dan nantinya pasti menjadi unpaid leave beberapa karyawan," ujar Arya pada jumpa pers di Jakarta, Selasa (4/4).

 

Survei Dampak Efisiensi Anggaran

IHGMA menaungi sekitar 1.000 hotel dari Aceh hingga Papua. Mereka menggelar survei dengan sampel 315 hotel untuk mengetahui dampak efisiensi anggaran terhadap perhotelan.

Hasilnya, pengusaha-pengusaha hotel bintang tiga mengaku pendapatan mereka turun hingga 100 persen. Senada, hotel bintang empat terdampak dengan pendapatan menurun sampai 60 persen.

Garna mengatakan kerugian itu merembet ke berbagai hal. Misalnya, hotel-hotel mengurangi pembelian pasokan dari ratusan supplier, mulai dari bahan makanan hingga keperluan hotel. n ec/hl/rmc

Berita Terbaru

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kasus dugaan korupsi yang menjerat Walikota Madiun nonaktif, Maidi kini memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi mulai men…

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 2…

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

SURABAYAOAGI.com, Sidoarjo - Pagi itu bak pengerajin batik yang sudah profesional para siswa siswi kelas SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo serempak menggelar…

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…