SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Merek otomotif milik Elon Musk, yakni Tesla baru saja melakukan penyegaran pada Model Y atau disebut sebagai “Juniper” untuk pasar China pada awal tahun 2025 ini. Dengan sejumlah fitur pembaruan tersebut, tentu akan banyak mengundang konsumen untuk berbondong-bondong melakukan pemesanan.
Pasalnya secara desain, perubahan paling menonjol pada Model Y facelift adalah desain eksteriornya, yang mengambil inspirasi dari robotaxi Cybertruck dan Cybercab dengan menggunakan desain lampu depan baru.
Versi penggerak roda belakangnya ditenagai baterai berkapasitas 62,5 kWh dan memiliki jangkauan CLTC 593 kilometer, naik 39 kilometer dari pendahulunya 554 kilometer, Minggu (09/03/2025).
Varian tersebut ditenagai motor listrik belakang dengan tenaga puncak 220 kW dan mampu berlari 0 hingga 100 kilometer per jam dalam waktu 5,3 detik, lebih baik dari pendahulunya yang 5,9 detik.
Sementara itu, versi penggerak semua roda jarak jauh ditenagai baterai berkapasitas 78,4 kWh dan memiliki jangkauan CLTC 719 kilometer, meningkat 31 kilometer dibandingkan pendahulunya 688 kilometer.
Lebih menariknya lagi, menurut perusahaan, Tesla Model Y ‘Juniper’ telah mengantongi pra pemesanan mencapai 200.000 unit, menyusul pencapaian sebelumnya hingga 50.000 pesanan pada hari peluncurannya.
Hal itu diketahui dari sejumlah toko di Beijing yang secara konsisten memperoleh pemesanan sekitar 100 unit per harinya. Namun, laporan tersebut juga mencatat bahwa banyak dari pesanan tersebut merupakan pesanan awal yang dapat dikembalikan.
Sementara itu, untuk pengiriman sendiri telah dimulai pada 26 Februari lalu dengan fase awal mengirimkan lebih dari 6.000 unit yang diserahkan kepada pembeli di China.
Lalu, untuk menyoal harga, untuk varian penggerak roda belakang, Tesla mematok harga mulai dari 263.500 yuan atau setara Rp 594,1 juta dan tipe penggerak semua roda dengan daya jangkau lebih tinggi dibanderol mulai dari 303.500 yuan atau sekitar Rp 684,3 juta. jk-03/dsy
Editor : Desy Ayu