Kontrol Kenaikan Bapok, Banyuwangi Gencarkan Operasi Pasar Murah di 31 Titik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meninjau operasi pasar murah selama bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. SP/ BYW
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meninjau operasi pasar murah selama bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai upaya stabilisasi harga kebutuhan bahan pokok (bapok) selama bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus menggencarkan operasi pasar murah digelar di 31 titik sejak 6 hingga 27 Maret mendatang.

"Kami berharap kegiatan ini bisa mengontrol kenaikan harga, sekaligus memberi alternatif belanja dengan harga lebih terjangkau untuk warga," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Minggu (09/03/2025).

Pemkab Banyuwangi juga menggandeng sejumlah toko modern dan distributor bahan pokok untuk ikut serta pada operasi pasar murah ini dengan harga terjangkau. Lantaran di momen bulan Ramadhan selalu terjadi lonjakan harga bahan pokok.

"Operasi pasar dibuka pukul 08.00-11.00 WIB, Kami harap warga bisa memanfaatkan momen operasi pasar karena stok bahan pokok yang dijual cukup banyak," kata Bupati Ipuk.

Nantinya, setiap hari Bulog menyediakan beras SPHP sebanyak 2 ton dan beras premium 2,5 kuintal, minyak goreng 50 liter, gula pasir 1 kuintal, tepung terigu 40 kilogram.

Untuk beras medium SPHP dijual dengan harga Rp 60.000 kemasan 5 kg, gula pasir Rp 17.500 per kg, minyak goreng Rp 19.000 per liter, serta tepung terigu Rp 10.000 per kg. Dan kuotanya akan ditambah apabila masih dibutuhkan.

Lebih lanjut, sejumlah distributor bahan pokok Banyuwangi juga menyediakan jenis bahan pangan lainnya seperti telur, tepung terigu, sarden kaleng, hingga aneka kue kering dengan harga yang juga lebih murah bagi distributor.

“Kami berharap kegiatan ini bisa mengontrol kenaikan harga, sekaligus memberi alternatif belanja dengan harga lebih terjangkau untuk warga,” ujar Ipuk. by-01/dsy

Berita Terbaru

Raih Nilai 100 TKA Bahasa Indonesia, Siswi SMPN 1 JABON Incar SMAN 1 PORONG

Raih Nilai 100 TKA Bahasa Indonesia, Siswi SMPN 1 JABON Incar SMAN 1 PORONG

Jumat, 05 Jun 2026 09:45 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 09:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sidoarjo Dr. Netty Lastiningsih, M.Pd  mengimbau kepada seluruh …

Wamen Imipas Berharta Rp 234 Miliar, Dijebloskan ke Tahanan

Wamen Imipas Berharta Rp 234 Miliar, Dijebloskan ke Tahanan

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim resmi ditahan oleh KPK usai menyerahkan diri terkait Operasi Tangkap Tangan…

Jeritan Keadilan Keluarga Kacab BRI

Jeritan Keadilan Keluarga Kacab BRI

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM :Keluarga kepala cabang (kacab) bank BRI (sebelumnya dilaporkan sebagai Bank BUMN di Cempaka Putih) berinisial MIP (37), Mohamad Ilham…

Dadan Cs, Diduga Bancakan Diantara Rp 353 Triliun

Dadan Cs, Diduga Bancakan Diantara Rp 353 Triliun

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kini, serangkaian pengadaan barang fiktif dan mark up anggaran, mulai dari puluhan ribu unit motor listrik senilai Rp 1 triliun hingga…

Lakukan Penipuan Online, Mantan Artis Fabiola, Rela Jalin Asmara

Lakukan Penipuan Online, Mantan Artis Fabiola, Rela Jalin Asmara

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.com : Mantan artis Fabiola Elizabeth di Sukoharjo, mengincar warga Amerika Serikat. Ini bukan berarti WNI aman dari penipuan online.             D…

Mendiktisaintek Geleng geleng Kepala

Mendiktisaintek Geleng geleng Kepala

Jumat, 05 Jun 2026 00:50 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 00:50 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, geleng geleng kepala oleh ulah 4 warga negara Indonesia (WNI)…