Pedagang di Bojonegoro Ngeluh, Harga Cabai Melonjak Ugal-ugalan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pedagang cabai di pasar tradisional Bojonegoro, Jawa Timur. SP/ BJN
Ilustrasi. Pedagang cabai di pasar tradisional Bojonegoro, Jawa Timur. SP/ BJN

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Semenjak sepekan terakhir, harga cabai rawit di pasar tradisional Bojonegoro, Jawa Timur mengalami kenaikan dari Rp 80 ribu per kilogram menjadi Rp 115 ribu per kilogram. 

Akibatnya, membuat pembeli maupun pedagang menjerit. Tak sedikit pembeli yang memilih mengurangi jumlah pembelian demi menekan pengeluaran. Sementara itu, kenaikan harga komoditas tersebut dipicu menurunnya produktivitas petani di awal puasa. Sehingga berdampak pada berkurangnya pasokan ke pasar.

Selain cabai rawit, harga bawang merah juga ikut merangkak naik. Kini, harga bawang merah super mencapai Rp 45 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp 35-40 ribu. Bawang merah ukuran sedang juga naik dari Rp 20 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram.

"Awal puasa ini biasanya jarang ada yang mau petik cabai di sawah, sehingga pasokan berkurang barangnya terbatas makanya harganya naik," ujar Mbak Sum, salah satu pedagang di pasar kota Bojonegoro, Minggu (09/03/2025).

Untuk jenis cabai lainnya, harga masih relatif stabil. Cabai merah besar atau cabai kopong bertahan di angka Rp 50 ribu per kilogram, sementara cabai merah keriting Rp 45 ribu per kilogram.

Sementara itu, salah satu pelanggan, Ayuni, mengatakan kenaikan harga bumbu dapur ini membuatnya harus lebih berhemat dalam belanja, apalagi menjelang Lebaran.

"Dicukup-cukupkan untuk keperluan dapur dikurangi belinya. sekarang cukup setengah kilogram. Apa lagi mau lebaran kebutuhan pasti nambah," tutur Ayuni. bj-02/dsy

Berita Terbaru

Jumat Berkah: Predikat Haji Mabrur

Jumat Berkah: Predikat Haji Mabrur

Kamis, 11 Jun 2026 18:31 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:31 WIB

Meraih predikat Haji Mabrur, apa cukup diperoleh setelah pulang haji? Semula, saya mengklaim seperti itu. Lama lama setelah menelaah dengan kehidupan dunia…

Masyarakat Tuntut Audit BGN, Legislator Minta ajak BPK

Masyarakat Tuntut Audit BGN, Legislator Minta ajak BPK

Kamis, 11 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya -  Sejumlah massa yang menamakan diri MBG Watch melakukan demonstrasi di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN). Massa memasang …

BP BUMN: Ketahanan pangan, energi, dan SDM jadi fondasi Indonesia Emas

BP BUMN: Ketahanan pangan, energi, dan SDM jadi fondasi Indonesia Emas

Kamis, 11 Jun 2026 17:13 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kepala BP BUMN Dony Oskaria memaparkan tiga pilar utama transformasi ekonomi yang tengah dijalankan pemerintah untuk mengantarkan…

Kebutuhan Energi di Pulau Jawa, Dipikirkan Pertamina

Kebutuhan Energi di Pulau Jawa, Dipikirkan Pertamina

Kamis, 11 Jun 2026 17:11 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 17:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza menekankan pentingnya sinergi antar subholding dan unit bisnis Pertamina…

BPJS Kesehatan, Megap-megap

BPJS Kesehatan, Megap-megap

Kamis, 11 Jun 2026 17:09 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - BPJS Kesehatan memberi sinyal berpotensi mengalami gagal bayar klaim mulai Juli 2027 apabila tidak ada intervensi tambahan dari…

Bengkel Umum Pinggir Jalan pun Penyesuaian Banderol

Bengkel Umum Pinggir Jalan pun Penyesuaian Banderol

Kamis, 11 Jun 2026 17:07 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 17:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa bengkel umum di pinggir jalan Surabaya, Bandung, Jogja dan Jakarta sudah melakukan penyesuaian banderol sejak bulan…