Alami Ledakan dan Ganggu Rantai Pasokan, Toyota Hentikan Produksi RAV4

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Toyota RAV4. SP/ JKT
Toyota RAV4. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan asal Jepang terbesar, Toyota baru saja mengumumkan kabar kurang menyenangkan terkait salah satu pasokannya, Chuo Spring Co di Toyota City, Jepang yang saat ini mengalami ledakan hingga mengganggu rantai pasokan, Senin (10/03/2025).

Perusahaan ini memproduksi berbagai komponen otomotif, termasuk pegas sasis, pegas presisi, serta kabel pengendali. Gangguan dalam produksinya berpotensi menghambat distribusi suku cadang bagi Toyota dan klien lainnya.

Bahkan naasnya, dalam insiden tersebut menewaskan satu pekerja dan melukai dua pekerja lainnya. Hal itu tentu membuat aktivitas dari produksi pemasok terganggu dan menciptakan efek berantai pada industri lokal, salah satunya memaksa Toyota untuk menghentikan produksi dari model RAV4.

Alhasil, akibat insiden tersebut, pihak Toyota memutuskan untuk menghentikan produksi dua pabriknya dan menutup tiga jalur produksi untuk shift pertama pada hari ini, saat produsen mobil akan meninjau kembali insiden tersebut.

Jika terus berlanjut, berhentinya produksi ini akan berdampak pada penjualan RAV4 di salah satu pasar terbesarnya Toyota, yakni Amerika Serikat (AS). Terlebih lagi, pabrikan telah mengekspor sekitar 21 persen dari keseluruhan RAV4 ke negara tersebut pada tahun lalu.

Sementara itu, diketahui, insiden seperti ini bukanlah kali pertama, namun sebelumnya pada Oktober 2023 lalu, sebuah ledakan menyebabkan pabrikan menutup sebanyak 8 pabrik dan 13 jalur produksi di negeri Sakura yang berlangsung selama 10 hari. 

Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan, tetapi dampaknya terhadap rantai pasokan domestik Toyota sangat signifikan.

ternyata tidak hanya berdampak pada model RAV4, peristiwa ini juga mempengaruhi produksi dari SUV lainnya seperti Harrier dan Venza untuk pasar Asia. Sayangnya, Toyota belum membeberkan berapa lama penghentian produksi ini akan berlangsung. Sedangkan untuk Indonesia sendiri, permintaan RAV4 maupun Harrier bagi Toyota mungkin masih dalam hitungan jari karena by order.

Padahal, RAV4 senditi merupakan salah satu model terpenting bagi Toyota, terutama di Amerika Serikat. Pada tahun 2024, SUV ini berhasil menjadi mobil terlaris, mengungguli Ford F-150. Toyota tercatat menjual 475.193 unit RAV4 di pasar AS tahun lalu, melampaui total penjualan Tacoma dan Tundra. jk-01/dsy

Berita Terbaru

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya  -  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Rapat Konsolidasi Pengurus Anak Cabang (PAC) bersama Ketua, S…

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Surabaya, SURABAYAPAGI.COM – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar retreat sebagai ruang jeda bagi para kader untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat a…

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Angka pernikahan dini di Jawa Timur masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian A…

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Pakar dan Praktisi hukum Sarankan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Dibidik TPPU, Bukan hanya Suap dan Gratfikasi   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK …

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Usai Kirim Surat Minta Maaf dan Siap Pimpin Munas     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Sempat ditangguhkan, kini jabatan Ketua Umum PBNU, yang dipegang Gus Yahya …

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Hingga Satu Tahun, tak Pernah Lakukan Pemberdayaan Perempuan     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Rapat Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Pemberdayaan P…