SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Tidak banyak orang tahu, tambang emas Tujuh Bukit atau Tambang Tumpang Pitu di Banyuwangi ternyata juga kerap dijadikan destinasi wisata. Kawasan tambang emas yang dikelola PT Bumi Suksesindo (BSI) tersebut memang berada di Kawasan wisata, berdampingan dengan Pantai Merah, salah satu destinasi populer di Banyuwangi.
Tambang emas ini juga tidak jauh dari Pantai Pancer. Adapula perkebunan buah naga, obyek wisata pertanian, yang dekat dengan tambang. "Kami membuktikan bagaimana pertambangan yang baik dan benar di wilayah pariwisata terbukti bisa hidup berdampingan. Ini pulau wisata Pulau Merah," kata Chief of External Affairs Merdeka Copper Gold Boyke Poerbaya Abidin, Jumat (14/03/2025).
Tambang Emas Tujuh Bukit berdiri di atas lahan seluas 4.998 hektar di area hutan produksi. Namun, hanya 992 hektar yang digunakan BSI untuk operasi tambang. Proses memasuki Tujuh Bukit Operations dimulai dari penukaran identitas dengan kartu visitor atau pengunjung. BSI dan Merdeka lantas melakukan briefing singkat.
Kemudian pengunjung diharuskan memakai alat pelindung diri, seperti helm, kacamata, rompi hingga sepatu safety. Tempo dan lantas menaiki bus tambang berupa truk heavy duty.
Sebelum berangkat, penumpang bus diharuskan memakai safety belt alias sabuk pengaman yang ada di setiap kursi. Jalanan yang dilalui berupa bebatuan dengan kontur naik turun.
Sepanjang jalan terhampar bukit cokelat dengan pepohonan hijau di kanan kiri. Sejumlah kendaraan berat juga tampak hilir mudik.
Hanya saja produk dari Tujuh Bukit masih berupa emas bercampur dengan mineral lain, dan harus dimurnikan lebih lanjut. Sedangkan, mayoritas pengunjung ke kawasan tambang ini juga berasal dari kalangan investor, perguruan tinggi, pelaku usaha pertambangan.
Akan tetapi pekerja tambang juga menghidupkan denyut wisata. Beberapa cafe dan kuliner di kawasan ini jadi tujuan wisata gastronomi. Kami lantas membahas beberapa kafe di Pantai Merah yang terekomendasi. Wisata inipun bisa jadi daya tarik bagi pelancong yang ingin tahu lebih dalam terkait dengan sektor ini. Lokasi ini seperti cocok bila disemati dengan destinasi wisata minat khusus. by-01/dsy
Editor : Desy Ayu