SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Polres Blitar gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2025, sekaligus musnahkan ribuan Botol Miras hasil Opsi Pekat selama beberapa hari lalu, pada Kamis (20/3/2025) dengan gunakan alat berat untuk menghancurkan barang bukti.
Kegiatan pemusnahan miras di pimpin Wakil Kepala Polres Blitar, Kompol Okta Dwi Harianto mewakili Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menekan peredaran miras ilegal yang kerap menjadi pemicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Hari ini kami melakukan pemusnahan barang bukti hasil operasi pekat yang telah dilakukan oleh jajaran Polres Blitar. Total ada 3.062 botol miras dari berbagai merek yang kami musnahkan,” ungkap Kompol Okta dalam keterangannya kepada wartawan.
Untuk diketahui Miras yang dimusnahkan terdiri dari berbagai jenis, diantaranya 2.527 botol arak, 184 botol merek TM, 136 botol bintang kuntul, 86 botol anggur merah, 72 botol vodka, dan 57 botol merk Iceland.
Barang bukti ini diperoleh dari sejumlah operasi yang dilakukan dalam rangka menjaga ketertiban menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
Menurut Okta, operasi pekat menjadi salah satu langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang sering kali dipicu oleh konsumsi miras.
“Kami berharap langkah ini bisa menekan angka kejahatan yang berawal dari penyalahgunaan alkohol, sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan lebih aman dan nyaman,” tambahnya.
Selain pemusnahan miras, Polres Blitar juga menggelar apel kesiapan pengamanan mudik Lebaran 2025.
Sebanyak 200 personel gabungan telah disiapkan untuk mengamankan arus mudik dan memastikan perjalanan masyarakat berlangsung lancar serta aman.
“Kami mengerahkan 200 personel yang terdiri dari anggota Polres Blitar dan tim gabungan untuk memastikan arus mudik berjalan dengan tertib dan kondusif,” ungkap Okta.
Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar turut serta dalam menjaga keamanan lingkungan, terutama selama Ramadan dan Idul Fitri.
“Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting agar tercipta suasana yang kondusif di wilayah Blitar,” pungkasnya. Les
Editor : Moch Ilham