SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Perawatan motor matik pada dasarnya lebih rumit daripada motor bebek atau sport, hal itu dikarenakan transmisi otomatis dari CVT. Oleh karenanya, penting mengetahui ciri-ciri CVT motor matic rusak, Selasa (08/04/2025).
Perlu diketahui, CVT adalah singkatan dari Continuously Variable Transmission yang berfungsi membuat kendaraan dapat berjalan. Mekanisme CVT yaitu dengan meneruskan putaran dari roda ban ke dalam mesin, sehingga motor dapat bergerak maju.
Jika tidak segera diperbaiki, motor matic akan menimbulkan berbagai macam kendala misalnya bunyi yang aneh saat motor digunakan hingga kendaraan yang dapat mogok sewaktu-waktu lantaran CVT yang mempunyai peran besar.
Salah satu ciri CVT yang rusak dapat menyebabkan kecepatan motor tidak seperti biasanya, bahkan menurun drastis seperti turun mesin. Gejala CVT yang mengalami kerusakan juga dapat dikenali dari tarikan gas motor yang terasa bergetar ataupun seperti tersendat.
Masalah ini terjadi karena CVT motor sudah mulai aus. Jika sudah diberi tambahan pelumas CVT tetapi masih belum normal, bisa jadi kerusakan ada di bagian mangkuk kopling CVT dan harus diganti.
Jika terdengar suara decitan dari bagian transmisi saat digunakan berkendara, bisa jadi hal tersebut disebabkan oleh kampas kopling motor yang cenderung mulai aus. Sehingga, agar masalah tersebut tidak berkelanjutan, dapat mengatasinya dengan mengganti kampas kopling bekas dengan yang baru.
Jika kerusakan v-belt sudah terlalu parah, selain mendengar suara bising, Anda juga akan mencium bau sangit ataupun gosong. Hal ini terjadi karena v-belt sudah rusak yang disebabkan gesekan yang terus-menerus terjadi. Solusinya adalah harus mengganti dengan v-belt yang baru agar tidak menimbulkan masalah yang lebih serius.
Ciri motor matic yang komponen CVT-nya bermasalah juga akan menjadikan kendaraan lebih boros bensin. Jika sudah di tahap ini, maka disarankan langsung membawa skutik ke bengkel agar setiap komponen motor dapat dicek dan mengganti CVT baru.
Selain itu, penting juga bagi para pengguna motor matic untuk mengetahui kebocoran oli motor yang dapat menyebabkan kerusakan indikasi CVT motor. Terlebih jika belum lama ini baru saja melakukan service motor. jk-01/dsy
Editor : Desy Ayu