Emak-emak Ramai Berinvestasi Emas

Kesadaran atau Tergoda Mitos

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Emak-emak memburu emas di salah satu mall di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (18/4/2025). Hal ini karena Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam melesat Rp 32.000 per gram pada Kamis (17/4).
Emak-emak memburu emas di salah satu mall di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (18/4/2025). Hal ini karena Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam melesat Rp 32.000 per gram pada Kamis (17/4).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ini telah ada Layanan Bank Emas. Harapannya, masyarakat bisa beralih dan menyimpan di Bank Emas. Sudah ada 2 perusahaan yang menyediakan layanan tersebut, yakni PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI.

Layanan tersebut bisa digunakan oleh masyarakat luas. Apalagi ada sejumlah kemudahan yang ditawarkan.

Konon adanya Pegadaian, likuiditas sudah bisa dirasakan tetapi nanti kalau kita bisa masukan lagi dalam bentuk deposito emas atau yang lain itu akan lebih likuid lagi. Ini promosinya.

Maklum, saat ini dicatat ada potensi besar kepemilikan emas di masyarakat. Data yang saya catat ada 1.800 ton emas yang beredar. Jika dihitung, nilainya bisa mencapai Rp 300 triliun.

Kini, saat situasi ekonomi bergejolak, emas dianggap memainkan peran penting. Dalam kondisi ekonomi yang tidak stabil atau saat inflasi meningkat, emas sering dianggap sebagai "safe haven" atau tempat berlindung yang aman. Ini mitos atau realita?

Saya serap di masyarakat, bagi mereka yang ingin mempertahankan kekayaannya di tengah fluktuasi nilai mata uang, emas menjadi pilihan utama.

Orang kaya berinvestasi emas menganggap sebagai instrumen investasi yang aman dan tahan terhadap inflasi.

Mengikuti tren di perbankan, Investasi emas hanya untuk orang kaya. Emak emak kumpulan perhiasan dan gadai.

Maklum, investasi emas dapat dimulai dengan modal kecil, seperti melalui produk tabungan emas atau emas batangan Antam yang harganya terjangkau.

Padahal dalam sejarah, investasi emas berisiko tinggi.

Tapi ada emak emak kaya menganggap emas  sebagai instrumen investasi dengan risiko rendah dan stabil, terutama dalam jangka panjang.

Makanya, nvestasi emas tidak cocok untuk pemula.

Dalam mitos, hanya emas fisik yang menguntungkan.

Juga ada mitos, emas tidak memberikan keuntungan jangka pendek.  Konon, harga emas memang cenderung naik dalam jangka panjang, tetapi juga bisa mengalami fluktuasi dalam jangka pendek.

Artinya, investasi emas hanya melindungi kekayaan dari inflasi.

Saya catat, hanya ketika ekonomi stabil, minat terhadap emas sedikit berkurang karena masyarakat memiliki lebih banyak opsi investasi lainnya.

Kesimpulan saya, dinamika harga emas di pasaran dapat mempengaruhi niat seseorang untuk berinvestasi.

Artinya, jika harga emas sedang tinggi, emak emak kaya mungkin menunda pembelian karena khawatir harga akan turun di masa depan. Sebaliknya, saat harga emas rendah, emak emak berduit bernafsu membeli  karena dianggap sebagai peluang investasi yang lebih menguntungkan.

Sadar atau tidak, di masyarakat, emas mulai dipilih sebagai instrumen investasi yang digemari . Selain karena nilainya yang cenderung stabil, emas juga memiliki daya tarik tersendiri sebagai aset lindung nilai yang dapat melawan inflasi. Namun, tidak semua emak emak memiliki minat yang sama untuk berinvestasi emas.

Ada sejumlah faktor yang dapat mempengaruhi ketertarikannya terhadap investasi emas. Salah satunya,

pengetahuan tentang emas sebagai alat investasi. Mereka yang punya kesadaran bahwa emas memang memiliki nilai intrinsik dan merupakan aset yang likuid cenderung lebih tertarik untuk berinvestasi. Di sisi lain, kurangnya informasi dapat menyebabkan keraguan.  (Lordna Putri)

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…