Lirik Pertanian Organik, Pemkab Ponorogo Siapkan Lahan 3.000 Hektare

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Musim panen padi di Ponorogo, Jawa Timur. SP/ PNG
Ilustrasi. Musim panen padi di Ponorogo, Jawa Timur. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo saat ini mulai melirik pertanian organik sebagai ketahanan pangan masa depan yang berkelanjutan, salah satunya padi. Hal itu lantaran padi organik diklaim memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Bahkan, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dipertahankan) setempat telah menyiapkan lahan seluas 3.000 hektare untuk merealisasikan proyek ambisius tersebut.

Kepala Dipertahankan Ponorogo Supriyanto mengatakan, konsep pertanian organik dijalankan secara swakelola melalui pemberdayaan 120 kelompok tani di tingkat kecamatan. 

“Pertanian organik ini sangat menjanjikan, nilai jualnya bisa tiga kali lipat dari gabah biasa,” ujarnya, Senin (21/04/2025).

Dimana, masing-masing kelompok ditargetkan menggarap sekitar 25 hektare sawah. Dan setiap kelompok tani akan mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp 25 juta, untuk pengadaan alat pertanian, bibit unggul, pelatihan pengolahan lahan, hingga pendampingan intensif.

“Pelatihannya tiga kali, termasuk untuk pembuatan pupuk organik secara mandiri oleh kelompok,” jelasnya.

Lebih lanjut, tak hanya berhenti di 3.000 hektare, program ini nantinya akan terus ditargetkan hingga mencapai 25 ribu hektare pada 2029 mendatang. Pangsa pasar padi organik pun dinilai kian terbuka, terutama di kota-kota besar yang mulai sadar akan pentingnya konsumsi sehat. pn-01/dsy

Berita Terbaru

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo mempercepat dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui…

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen meningkatkan infrastruktur pertanian…

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Fasilitas pertanian modern berupa greenhouse budidaya melon di Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, kini…

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mendapat keluhan dari seorang warga kurang mampu terkait denda listrik…