SURABAYAPAGI.COM, Vatikan - Pemimpin umat Katolik sekaligus kepala negara Vatikan, Paus Fransiskus, meninggal dunia Senin (21/4) saat sudah berusia 88 tahun.
Pemimpin umat Katolik dunia ini menghembuskan nafas terakhirnya di Vatikan pada 7:35 pagi waktu setempat.
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengatakan sang Bapa Suci merupakan seorang teman yang telah menguatkannya di waktu-waktu sulit.
"Paus dan saya memiliki hubungan yang lebih akrab dari yang kelihatan. Hubungan kami sangat baik di luar peran kelembagaan kami masing-masing," kata Meloni dengan suara bergetar seperti dilansir Reuters.
Meloni merupakan salah satu pemimpin dunia yang menemui Paus Fransiskus ketika masih dirawat di rumah sakit. Dia mengatakan Paus dan dirinya sempat bergurau dalam pertemuan mereka selama 20 menit pada 19 Februari.
Pada kesempatan ini, Meloni pun mengenang Paus Fransiskus yang selalu menghiburnya di masa berat.
"Kami bertemu berkali-kali, bahkan hanya untuk bertukar pendapat. Dia mampu memberikan penghiburan di saat-saat yang sangat sulit, saya memiliki banyak kenangan tentang Paus," ucap Meloni, seperti dikutip Reuters.
Meloni mengatakan kepergian Paus di Pekan Suci menunjukkan bahwa ia ingin menjalankan tugasnya sampai akhir.
Meloni juga berujar Paus Fransiskus menyimpan beberapa karya yang dibuat anak perempuannya di sebuah laci. Meloni dengan bangga menyatakan bahwa ia yang meyakinkan Paus untuk menjadi paus pertama yang berpidato di konferensi tingkat tinggi (KTT) G7 2024.
"Kami mengucapkan selamat tinggal kepada Bapa Suci dengan hati yang penuh kesedihan," kata Meloni.
Paus sempat dirawat pada Februari lalu karena menderita penyakit bronkitis kronis. Dia keluar dari rumah sakit pada 23 Maret lalu.
Sang pemimpin umat Katolik dunia itu pernah berkunjung ke Indonesia tahun lalu. Kunjungan tersebut mendapatkan sambutan yang luar biasa dari publik Indonesia.
"Kepada saudara sekalian, dengan kesedihan mendalam, saya harus mengumumkan meninggalnya Bapa Suci Paus Fransiskus, pada 07.35," kata Kardinal Farrell dalam siaran Vatican TV, yang dikutip Reuters. n rtr/int/rmc
Editor : Moch Ilham