Jumat Berkah

Haji, Ibadah Fisik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Percaya atau tidak ibadah haji adalah ibadah fisik. Ini pengalaman saya saat menunaikan rukun Islam ke-5 pada tahun 2011 lalu.

Wajar bila selama ini sering dipahami oleh banyak orang bahwa ibadah haji adalah ibadah fisik.

Hal ini betul dan tidak salah. Kenyataan yang saya alami, hampir semua rukun dan wajib haji sebagian besar dilaksanakan dengan ibadah fisik.

Jadi saya bersaksi, ibadah Haji adalah Ibadah fisik. Ini ibadah yang merupakan salah satu rukun Islam yang diwajibkan bagi setiap Muslim yang mampu melaksanakannya.

Maka itu, saat manasik dulu, banyak persiapan ibadah haji yang ditekankan kepada persiapan fisik.

Disebut sebagai ibadah fisik karena haji memerlukan kekuatan fisik yang cukup dalam menjalankan serangkaian ritual yang menuntut stamina dan kesehatan yang baik.

Aktivitas fisik Ibadah haji terutama  tawaf (mengitari Ka'bah), sa'i (berjalan antara bukit Safa dan Marwah), dan melontar jumrah (melontar batu di Mina).

Tawaf melibatkan berputar mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali, yang bisa menempuh jarak 1,4 hingga 4,1 km. Ini tergantung pada kondisi dan tempat kita melakukan tawaf.

Tawaf dilakukan di area yang ramai dengan jemaah, sehingga bisa menyebabkan berdesak-desakan dan terasa berat.

Kondisi fisik yang kuat sangat dibutuhkan untuk menjalankan ibadah ini tanpa lelah.

Dengan kata lain, "beratnya tawaf" bisa merujuk pada berbagai aspek, mulai dari jarak yang ditempuh, kondisi fisik jemaah, kepadatan, hingga perasaan perpisahan yang mendalam.

Lalu ibadah sa'i, atau perjalanan bolak-balik dari bukit Shafa ke Marwah. Ibadah haji ini, memang memiliki berat tersendiri, baik secara fisik maupun mental. Secara fisik, jarak tempuh dalam ibadah sa'i bisa mencapai 3 kilometer. Dan mungkin terasa berat bagi sebagian orang, terutama lansia atau yang memiliki kondisi kesehatan tertentu. Secara mental, ibadah sa'i juga bisa menjadi tantangan bagi mereka yang belum terbiasa dengan aktivitas fisik yang cukup berat.

Jarak tempuh sa'i adalah sekitar 400 meter antara bukit Shafa dan Marwah, dan dilakukan sebanyak tujuh kali bolak-balik.

Total jarak yang ditempuh adalah sekitar 3 kilometer.

Aktivitas sa'i melibatkan berjalan dan berlari-lari kecil. Dan ini  bisa terasa berat bagi sebagian orang.

Melontar jumrah, atau stoning (melontar) batu kerikil di Mina, memiliki berat yang berbeda tergantung pada jumlah batu yang dilempar dan jenis jumrah yang dilontar.

Melempar jumrah dilakukan setelah salat zuhur pada hari Tasyrik.

Total ada 70 butir batu yang dilempar selama nafar tsani (hari tasyrik).

Pada Nafar Awal, ada 49 butir batu (7 butir pada hari pertama dan 21 butir masing-masing pada tanggal 11 dan 12 Zulhijah).

Lalu pada Nafar Tsani, ada 70 butir batu (7 butir masing-masing pada tiga hari Tasyrik, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah).

Untuk diketahui, jarak Antar Jumrah yaitu

Jumrah Aqabah (Kubra) dengan Jumrah Wustha sekitar 117 meter.

Dan jarak Jumrah Wustha dengan Jumrah Ula sejauh 156 meter.

Masih ingat, saat manasik, saya dianjurkan melakukan latihan fisik ringan seperti jalan kaki atau senam. Ini untuk meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh. Labaik Allahumma labaik. ([email protected])

 

 

Oleh:

Hj Lordna Putri

Berita Terbaru

GM For A Day 2026, Ar Vino Rasakan Pengalaman Jadi GM Cilik di Hotel Santika Gresik

GM For A Day 2026, Ar Vino Rasakan Pengalaman Jadi GM Cilik di Hotel Santika Gresik

Sabtu, 25 Jul 2026 21:30 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Memperingati Hari Anak Nasional, Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026. Program edukatif i…

Sidang Maidi, Rofieq Akui Pernah Setor Rp900 Juta Diduga Sebagian Mengalir Ke APH 

Sidang Maidi, Rofieq Akui Pernah Setor Rp900 Juta Diduga Sebagian Mengalir Ke APH 

Sabtu, 25 Jul 2026 19:50 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) mencecar saksi Direktur PT Rajawali Indonesia Raya, Moch Rofieq Noe…

Soal Istilah ‘Londo Ireng’, PWI se-Madura Kecam Pernyataan Presiden Prabowo dan Serukan Solidaritas Pers

Soal Istilah ‘Londo Ireng’, PWI se-Madura Kecam Pernyataan Presiden Prabowo dan Serukan Solidaritas Pers

Sabtu, 25 Jul 2026 19:29 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 19:29 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) se-Madura menyuarakan kecaman tegas terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto, yang…

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat Gelar Pelayanan Publik Terpadu, Pastikan Keamanan Pangan Melalui Forum YASINAN

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat Gelar Pelayanan Publik Terpadu, Pastikan Keamanan Pangan Melalui Forum YASINAN

Sabtu, 25 Jul 2026 16:51 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumbawa Barat - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,…

Hutan Perhutani di Bukit Angel Ponorogo Terbakar 2 Hektar, Petugas Tidak Ada

Hutan Perhutani di Bukit Angel Ponorogo Terbakar 2 Hektar, Petugas Tidak Ada

Sabtu, 25 Jul 2026 16:05 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 16:05 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Kawasan hutan produktif milik Perhutani di kawasan Bukit Angel, Desa Tulung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, mengalami k…

Elanno Arka Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Bidik Prestasi hingga Tingkat Nasional  ‎

Elanno Arka Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Bidik Prestasi hingga Tingkat Nasional ‎

Sabtu, 25 Jul 2026 15:00 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kerja keras dan latihan rutin membuahkan hasil bagi Elanno Arka Mahasura. Atlet muda binaan IBCA BFC MMA Kota Madiun itu sukses m…