Bikin Geger! Ular Kobra Sepanjang 1 Meter Masuk Kandang Burung Warga di Tuban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Damkar Tuban saat mengevakuasi ular kobra yang masuk ke kandang burung milik warga Kelurahan Mondokan. SP/ TBN
Petugas Damkar Tuban saat mengevakuasi ular kobra yang masuk ke kandang burung milik warga Kelurahan Mondokan. SP/ TBN

i

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Warga di Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban digegerkan adanya penemuan ular kobra sepanjang 1 meter yang ternyata ditemukan masuk ke dalam kandang burung milik warga setempat.

Ular kobra sepanjang 1 meter itu diketahui saat pemilik burung tekukur hendak memberi makan. Namun, ketika kandang dibuka, ternyata ada burung tekukur peliharaanya yang sudah terlilit ular buas tersebut.

Awalnya, sang pemilik rumah, Samsudin (64) mencoba memukul ular dalam kandang tersebut. Namun, setelah dilihat-lihat ternyata ular kobra ia pun mengaku kaget dan segera menghubungi petugas Damkar Tuban.

"Mengetahui bahwa itu ular kobra, langsung saya menghubungi petugas damkar," kata Samsudin, Minggu (04/05/2025).

Sementara itu, Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban langsung merespons cepat dan tiba di lokasi sekitar 10 menit kemudian dan langsung melakukan upaya evakuasi ular tersebut.

"Kami dapat laporan dari warga bahwa ada ular kobra besar yang membahayakan. Setelah kami cek, ukurannya sekitar satu meter, kemungkinan indukan. Evakuasi berlangsung sekitar 10 menit dan berhasil tanpa korban," beber Kepala Bidang Damkar, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban, Sutaji.

"Ularnya cukup agresif, sebab selain menyerang burung tekukur, petugas saat hendak mengevakuasi juga ikut diserang," imbuhnya.

Beruntung, saat ini ular kobra tersebut berhasil diamankan petugas Damkar Kabupaten Tuban. Dan mengamankannya ke dalam wadah plastik. Tak lupa, pihaknya juga turut mengimbau warga agar tidak mencoba menangani sendiri jika menemukan ular berbisa. Terutama saat musim pancaroba yang kerap membuat hewan liar keluar dari sarangnya.

"Kalau tidak punya pengalaman menangani ular, lebih baik segera lapor ke kami. Jangan ambil risiko sendiri karena bisa berakibat fatal," imbaunya. tb-01/dsy

Berita Terbaru

Hakim Militer Jadwalkan Periksa Aktivis kontras di RS

Hakim Militer Jadwalkan Periksa Aktivis kontras di RS

Kamis, 07 Mei 2026 06:11 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:11 WIB

SURABAYAPAGI : Hakim mengatakan jika Andrie tak bisa hadir secara fisik maka majelis yang akan datang ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan di tempat.…

Kuasa hukum Richard Lee, Tegaskan Mualaf itu Urusan Personal dengan Sang Pencipta

Kuasa hukum Richard Lee, Tegaskan Mualaf itu Urusan Personal dengan Sang Pencipta

Kamis, 07 Mei 2026 06:10 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:10 WIB

SURABAYAPAGI : Kuasa hukum Richard Lee, Abdul Haji Talaohu, akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait kabar pencabutan sertifikat mualaf kliennya oleh…

MUI dan PBNU, Gusar Pemerkosaan Santriwati di Ponpes

MUI dan PBNU, Gusar Pemerkosaan Santriwati di Ponpes

Kamis, 07 Mei 2026 05:54 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:54 WIB

SURABAYAPAGI : Kini MUI dan PBNU, mulai gusar atas peristiwa pemerkosaan santriwati di Ponpes Pati. Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas…

Menag Tegaskan Kekerasan Seksual Cederai Martabat Kemanusiaan

Menag Tegaskan Kekerasan Seksual Cederai Martabat Kemanusiaan

Kamis, 07 Mei 2026 05:50 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan tak ada toleransi bagi kekerasan seksual."Sikap saya terkait tindak kekerasan seksual itu jelas dan…

Kompolnas Diperkuat, Studi Kasus AKBP Polda Jatim

Kompolnas Diperkuat, Studi Kasus AKBP Polda Jatim

Kamis, 07 Mei 2026 05:46 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:46 WIB

SURABAYAPAGI : Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, mengatakan Presiden Prabowo Subianto setuju Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas)…

OJK pun Dihantui Arus Dana Keluar, Apalagi Pemerintah

OJK pun Dihantui Arus Dana Keluar, Apalagi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 05:40 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI : Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengatakan pasar modal Tanah Air saat ini masih dihantui oleh arus…