Kenali Penyebab Air Radiator Cepat Habis, Begini Tips Menanganinya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petugas saat melakukan pergantian air radiator pada kendaraan. SP/ JKT
Ilustrasi. Petugas saat melakukan pergantian air radiator pada kendaraan. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Banyak pemilik kendaraan kurang mengetahui penyebab air radiator yang cepat habis. Sehingga, sangat disarankan untuk selalu melakukan pengecekan dan penggantian air radiator secara berkala. Jika tidak, dapat berdampak pada kesehatan mesin, Selasa (06/05/2025).

Normalnya, air radiator harus diganti atau diisi ulang setelah kendaraan menempuh perjalanan 35.000 Km sampai 55.000 Km, tergantung spesifikasi kendaraan Anda. Sayangnya, sebelum kendaraan menempuh jarak tersebut air radiator kadang berkurang. Hal itu menandakan ada yang tidak beres pada komponennya. Berikut ini beberapa pemicu air radiator cepat habis.

Salah satu pemicu air radiator berkurang dalam waktu singkat adalah karena tekanan tutup radiator yang kurang kuat atau melemah. Lemahnya tutup radiator terjadi karena berbagai hal, misalnya, keteledoran dalam pemasangan atau karena karet aus termakan usia.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, lakukan pengecekan pada komponen radiator secara berkala untuk memantau kondisinya. Jika water pump bocor, air radiator tentu akan terbuang hingga berpengaruh pada penurunan volume dan tentu berdampak pada kondisi mesin yang over heat.

Sedangkan untuk menghindari kebocoran, disarankan untuk melakukan perawatan seperti melakukan pengurasan per dua bulan untuk membersihkan karat yang mengendap. Selain itu gunakan air radiator yang berkualitas.

Saat pengendara menjumpai air radiator mobil cepat habis, pastikan seberapa banyak sisa cairan yang ada di sistem pendingin. Jika air radiator masih cukup, segera bawa mobil ke bengkel.

Sesaat setelah menjumpai kebocoran air radiator, segera cari sumber kebocoran. pemilik kendaraan bisa mencari solusi sendiri jika sumber kebocoran ada di komponen yang mudah diganti seperti tutup air radiator.

Sehingga, setidaknya lakukan pengisian ulang hingga volumenya cukup, setelah itu bawa mobil ke bengkel. Selain pada mobil, penggantian air radiator pada motor juga harus dilakukan secara berkala untuk mencegah over heat pada mesin. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Menkeu Tegaskan untuk Bayar Utang

Menkeu Tegaskan untuk Bayar Utang

Kamis, 13 Agu 2026 08:12 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 08:12 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, buka suara terkait total utang pemerintah yang tercatat lebih dari Rp 10.000 triliun per…

Ronaldo, Nikahi Pegawai Toko Ritel Gucci di Madrid

Ronaldo, Nikahi Pegawai Toko Ritel Gucci di Madrid

Kamis, 13 Agu 2026 08:09 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 08:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pesepakbola Christiano Ronaldo resmi menikahi kekasihnya Georgina Rodriguez setelah menjalin hubungan sejak 2016. Mereka mengumumkan…

Polda Jatim Temukan Arisan Online Fiktif Capai Rp 71 miliar

Polda Jatim Temukan Arisan Online Fiktif Capai Rp 71 miliar

Kamis, 13 Agu 2026 08:03 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 08:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktorat Siber Polda Jawa Timur membongkar kasus dugaan arisan online fiktif dengan perputaran uang mencapai Rp 71 miliar. Ada 140 orang…

PACAR RAKA JATIM TIO, MASIH NGUMPET

PACAR RAKA JATIM TIO, MASIH NGUMPET

Kamis, 13 Agu 2026 08:00 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 08:00 WIB

SURABAYAPAGI.com - Disbudpar Jatim bersama Dewan Juri Raka Raki Jatim dan Disporapar Kota Surabaya menggelar rapat pembahasan pelanggaran kode etik Raka Wakil…

Ke Hong Kong, Kini Bebas Visa

Ke Hong Kong, Kini Bebas Visa

Kamis, 13 Agu 2026 07:57 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 07:57 WIB

SURABAYAPAGI.com - Berdasarkan data terbaru Global Passport Index per Juli 2026, Warga Negara Indonesia (WNI) mengantongi akses bebas visa ke 89 negara di…

Wakaf Produktif Masjid Istiqlal dikelola Manajer Investasi

Wakaf Produktif Masjid Istiqlal dikelola Manajer Investasi

Kamis, 13 Agu 2026 07:54 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 07:54 WIB

SURABAYAPAGI.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku masih membahas pengelolaan wakaf produktif Masjid Istiqlal. OJK mendorong pengelolaan dana umat di…