SURABAYAPAGI.COM, Malang - Pasca kebakaran di destinasi wisata Museum Angkut, Kota Batu, dan Wahana 360° Pendulum di Jatim Park 1, milik Jatim Park Group, disorot pengamat pariwisata.
Mengingat, dua wahana itu selama ini masuk ke dalam daftar destinasi favorit keluarga.
Lokasi kebakaran itu berada di area London Museum Angkut.
Tourismologist Universitas Brawijaya (UB) Faidlal Rahman mengatakan bahwa adanya peristiwa-peristiwa tersebut menunjukkan bahwa para pengelola wisata harus memperhatikan pemeliharaan dan perawatan wahana.
"Semuanya harus dilakukan evaluasi, apalagi permainan-permainan yang mungkin bisa terkena hujan, ada karat, dsb. Jadi kalau bisa sebelum permainan itu dioperasikan, setiap hari harus dikontrol dan dipastikan keamanannya," kata Faid sapaan akrabnya, kemarin (14/5/2025).
"Termasuk juga bagaimana maintenance ke depan, bukan hanya wahana itu digunakan untuk menghasilkan (keuntungan) atau memberikan kesenangan terhadap wisatawan, tapi perawatan dan pemeliharaan harus dievaluasi setiap hari. Terutama wahana-wahana yang menguji adrenalin," kata dia.
Faid juga mendorong agar Pemerintah Kota (Pemkot) Batu lebih memperhatikan dan memastikan bahwa usaha wisata yang ada sudah memenuhi standar dan mengantongi izin sesuai perundang-undangan yang berlaku.
Menurut Kabid Pencegahan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batu Santoso Wardoyo, kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 150 juta.
Dari hasil investigasi, diduga kebakaran di area London Museum Angkut itu terjadi karena korsleting listrik. Sehingga, muncul api dan menjalar ke wahana spot foto.
Marketing Manager and Public Relation Jatim Park Group, Titik S Ariyanto membenarkan lokasi kebakaran di area London Museum Angkut.
“Perkiraan kebakaran itu terjadi pada pukul 11.30 WIB. Untuk kebakaran ini terjadi dalam kondisi masih tutup, karena bukanya mulai pukul 12.00 WIB," kata Titik, Kamis .
Dikutip dari akun Timur Park Group dan Traveloka, Jawa Timur Park adalah sebuah tempat rekreasi dan taman belajar masa kini yang menawarkan permainan, pengetahuan hingga hiburan dan menjadi salah satu icon wisata Jawa Timur yang terdapat di Kota Batu.
Di Jatim Park 1 ada Batu Secret Zoo dengan hewan eksotis, hingga Batu Love Garden. Ini wahana romantis.
Ada sejarah dan rahasia di balik kesuksesan grup ini! Ini sentuhan Paul Sastro Sendjojo pada tahun 2001. Saat itu, Kota Batu, dengan udara sejuk dan pemandangan pegunungan, kekurangan destinasi wisata keluarga yang menarik. Paul, melihat potensi besar di kota ini, yang hanya berjarak 20 km dari Malang. Ia ingin menciptakan tempat rekreasi yang tidak hanya menghibur, tapi juga mendidik.
Maka, pada 2 Maret 2002, Jatim Park 1 resmi dibuka di Jl. Kartika No. 2, Kota Batu, dengan luas awal 11 hektar, yang kemudian berkembang menjadi 22 hektar. Diresmikan oleh Menteri Riset dan Teknologi saat itu, Ir. H.M. Hatta Radjasa, Jatim Park 1 mengusung konsep “Taman Belajar dan Rekreasi” dengan wahana seperti Superman Coaster dan Science Center, yang langsung mencuri perhatian.
Kesuksesan Jatim Park 1 mendorong ekspansi. Pada 2009, Jatim Park 2 didirikan di Jl. Oro-Oro Ombo No. 9, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Batu. Ini untuk memastikan kualitas koleksi edukatif. Jatim Park 2 fokus pada konservasi satwa dengan Batu Secret Zoo dan Museum Satwa, plus Eco Green Park yang diluncurkan pada 2012 untuk melengkapi tema lingkungan. Pembangunan Jatim Park 2 ini menandai perubahan nama dari “Jatim Park” menjadi “Jatim Park 1” dan pembentukan Jatim Park Group sebagai pengelola resmi. n ml2/sb1/rmc
Editor : Moch Ilham