Jaka Jatim Geruduk Grahadi, Tagih Penuntasan Kasus Hibah Rp 2 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan massa dari Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi, Selasa (20/5). SP/ Achmad Adi 
Puluhan massa dari Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi, Selasa (20/5). SP/ Achmad Adi 

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Puluhan massa yang tergabung dalam Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Selasa (20/05/2025).

Dalam aksi tersebut, mereka mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar segera mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim yang disebut-sebut merugikan negara lebih dari Rp2 triliun.

Dalam orasinya, massa menuntut agar Gubernur Jawa Timur nonaktif, Khofifah Indar Parawansa, diperiksa oleh KPK. 

Mereka menilai Khofifah bertanggung jawab atas dugaan korupsi hibah yang terjadi di lingkungan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Jatim.

“Khofifah wajib diperiksa oleh KPK. Hibah Gubernur ini menjadi ladang korupsi bagi orang-orang yang memiliki kuasa,” teriak salah satu orator dalam aksi.

Massa menilai bahwa pelaksanaan dana hibah dikerjakan sepenuhnya oleh pihak eksekutif, mulai dari proses pengajuan, evaluasi, hingga monitoring. Karena itu, menurut mereka, Gubernur memiliki tanggung jawab penuh atas dugaan penyimpangan tersebut.

“Korupsi hibah ini dikerjakan eksekutif. Semua prosesnya dikendalikan mereka. Jadi siapa lagi yang paling pantas dimintai pertanggungjawaban kalau bukan Gubernur?” lanjutnya.

Selain mendesak pengusutan tuntas, para pendemo juga menyayangkan sikap Khofifah yang mereka anggap telah melanggar sumpah jabatan dan mengkhianati kepercayaan rakyat Jawa Timur.

“Ingat, jabatan itu hanya satu atau dua periode. Anda sudah disumpah sebagai Gubernur Jawa Timur, dan bagi kami, Anda telah mengkhianati sumpah tersebut,” pungkasnya. ad

Berita Terbaru

DPR Bikin MBG Watch

DPR Bikin MBG Watch

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - “Kita sudah banyak dengar masukan, input, saran, dan ya terima kasih sudah mau secara gamblang sampaikan apa yang dirasakan dan dipelajari t…

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pesta pecah setelah Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada menit kedua masa tambahan waktu dalam pertandingan di Atlanta, Amerika…

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kemenangan emosional Argentina, dirayakan secara masif di ibu kota Buenos Aires, karena dianggap sebagai pembalasan yang lebih dari sekadar…

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina akan diselenggarakan pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB akan datang.…

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Laga perebutan tempat ketiga akan mempertemukan Inggris melawan Perancis di Miami Stadium, Florida, pada Sabtu (18/7/2026) waktu setempat…

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – POLISI atau oknum yang mencoba merekayasa perkara sering melupakan agamanya. Ini terkait manipulasi bukti, alibi palsu, atau skenario yang d…