Bupati Mojokerto dan Bea Cukai Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal, Negara Rugi Rp 13,2 Miliar

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Mojokerto Gus Barra beserta Kepala Kantor Bea Cukai Sidoarjo dan jajaran Forpimda saat memusnahkan jutaan barang ilegal hasil sitaan.
Bupati Mojokerto Gus Barra beserta Kepala Kantor Bea Cukai Sidoarjo dan jajaran Forpimda saat memusnahkan jutaan barang ilegal hasil sitaan.

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Type Madya Pabean (TMP) B Sidoarjo memusnahkan jutaan barang ilegal hasil sitaan.

Barang yang dimusnahkan terdiri dari rokok ilegal, minuman mengandung etil alkohol (MMEA), dan tembakau iris.

Pemusnahan secara simbolis dilakukan di halaman Graha Maja Tama, Pemkab Mojokerto, Rabu (21/5/2025). Sedangkan, pemusnahan utama dipusatkan di PT. Putra Restu Ibu Abadi (Pria) di Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, 

Total pemusnahan adalah 13.693.164 batang rokok Ilegal dan 1.237,5 Liter minuman mengandung ethil alkohol (MMEA ) dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp 19.374.365.700. Akibat peredaran rokok ilegal tersebut potensi kerugian negara mencapai Rp 13,2 Miliar.

Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra atau Gus Barra menyampaikan, pemusnahan ini adalah bukti keseriusan pemerintah dalam memberantas peredaran rokok ilegal yang sangat merugikan keuangan negara dan menciptakan persaingan.

Rokok ilegal yang dimusnahkan ini umumnya ditemukan dengan berbagai modus pelanggaran, seperti menggunakan pita cukai bekas, pita cukai palsu, atau pita cukai yang tidak sesuai peruntukannya. Selain itu, beberapa barang ditemukan tanpa pita cukai sama sekali.

“Ini langkah nyata dalam menegakkan hukum dan melindungi masyarakat dari dampak buruk barang ilegal, serta mendukung pembangunan negara melalui penerimaan cukai yang sah,” terangnya.

Gus Barra juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas diselenggarakan pemusnahan rokok ilegal. “ Kami Juga Ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan penindakan rokok ilegal ini,” ucapnya.

Bupati berharap kegiatan pemusnahan rokok ilegal tidak hanya menjadi simbol dan sekedar acara ceremonial saja, namun menjadi momen untuk meningkatkan kewaspadaan dan tindakan preventif terhadap peredaran rokok ilegal untuk mendukung pemulihan ekonomi secara nasional.

Sementara Kepala Kantor Bea Cukai Sidoarjo, Rudy Hery Kurniawan menambahkan, kegiatan pemusnahan Barang Milik  Negara hasil penindakan terhadap Barang Kena Cukai (BKC) ilegal periode Januari hingga April 2025. 

Bea Cukai Sidoarjo telah melakukan serangkaian kegiatan penindakan di bidang cukai di beberapa wilayah pengawasan KPPBC TMP B Sidoarjo yakni di Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya,  Kabupaten Mojokerto dan Kota Mojokerto. 

Atas penindakan di bidang cukai tersebut telah ditindaklanjuti dengan melakukan penyidikan, Pengenaan sanksi administrasi berupa denda  serta  Ultimum Remedium sebagai Fiscal Recovery  dinyatakan sebagai barang milik negara, untuk selanjutnya dimusnahkan setelah  mendapat persetujuan / izin dari instansi terkait. 

Ia merinci jumlah barang ilegal yang dimusnahkan sebanyak 13.693.164 batang rokok Ilegal dan 1.237,5 Liter MMEA dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp 19.374.365.700 dan total kerugian negara sebesar Rp 13.280.680.662 tersebut dimusnahkan setelah mendapat persetujuan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Sidoarjo nomor S 28/MK/KNL.1002/2025 hal Persetujuan Peruntukan Pemusnahan Barang  yang Menjadi Milik Negara pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya  Pabean B Sidoarjo

Kegiatan pemusnahan kali ini dibiayai dengan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau  (DBHCHT) kabupaten Mojokerto Tahun 2025.

"Ini bukti nyata dukungan Pemerintah Daerah kepada Tugas dan Fungsi DJBC melalui pemanfaatan DBHCHT yang tepat sasaran. DBHCHT juga dimanfaatkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan juga kesehatan masyarakat,  utamanya yang terdampak efek negatif industri hasil tembakau (rokok)," pungkas Rudy Hery.

Diketahui dalam kegiatan pemusnahan rokok ilegal tersebut dihadiri Forpimda Kabupaten Mojokerto, Dirjen Keuangan Perwakilan Jawa Timur serta OPD Pemkab Mojokerto. Dwi

Berita Terbaru

Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi

Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi

Selasa, 16 Jun 2026 14:00 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Suasana di Kota Pahlawan sejak pagi hari, Senin (16/06/2026) mengalami kemacetan parah hingga mengular cukup panjang sehingga laju…

Uri-uri Budaya, Pemdes Bogempinggir Gelar Larung Sesaji di Sungai Mas

Uri-uri Budaya, Pemdes Bogempinggir Gelar Larung Sesaji di Sungai Mas

Selasa, 16 Jun 2026 13:44 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintahan Desa (Pemdes) Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo, menggelar upacara adat larung sesaji di sungai mas, Selasa…

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti respon ditemukannya ASN yang menggunakan waktu kerja untuk membuat konten di media sosial (medsos), saat ini Wali…

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini ada yang unik imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax turut mulai memicu perubahan pola…

Dampak Rupiah Melemah, Harga Obat di Bondowoso Mulai Alami Kenaikan Bertahap

Dampak Rupiah Melemah, Harga Obat di Bondowoso Mulai Alami Kenaikan Bertahap

Selasa, 16 Jun 2026 12:01 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondosowo - Melihat fenomena nilai rupiah terhadap dolar yang melemah, ternyata turut berdampak pada kenaikan harga sejumlah obat di apotek…

Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter: Nelayan di Teluk Prigi Tunda Aktivitas Melaut

Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter: Nelayan di Teluk Prigi Tunda Aktivitas Melaut

Selasa, 16 Jun 2026 11:40 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Akibat fenomena gelombang tinggi di laut selatan yang mencapai sekitar 2,5 meter membuat mayoritas nelayan di kawasan pesisir…