Diguyur Hujan Deras, Petani Semangka di Jombang Terancam Gagal Panen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lahan salah satu petani semangka di Jombang yang terancam gagal panen karena terdampak banjir usai hujan deras. SP/ JBG
Lahan salah satu petani semangka di Jombang yang terancam gagal panen karena terdampak banjir usai hujan deras. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Petani semangka di Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito, Jombang, Jawa Timur harus gigit jari lantaran terancam gagal panen yang dipicu hujan deras hingga mengakibatkan banjir hampir sepekan ini.

Banyak petani yang khawatir jika genangan air tersebut tak kunjung surut dan dapat merusak dan membuat tanaman semangka cepat busuk. Meski sudah dilakukan pemompaan dan kerja bakti warga, kondisi tetap tidak membaik.

“Usia tanamannya baru 30 hari. Beberapa hari lalu air sempat dipompa keluar, tapi hujan turun lagi dan air masuk lagi ke sawah. Selain itu, saluran pembuangan airnya pun masih penuh, jadi belum bisa disedot,” ujar Supriono, petani asal Dusun Wonosari sembari khawatir, Jumat (23/05/2025).

Selain itu, senada Muakid, petani di Dusun Borocilik, Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito mengaku merugi hingga jutaan rupiah lantaran tanaman semangka di lahan seluas 3.500 meter persegi miliknya rusak setelah beberapa hari diguyur hujan lebat.

”Tanamannya sudah banyak yang layu, kalaupun tetap dilanjutkan tanam ulang akan rugi banyak, makannya saya bongkar semua dan beralih tanam padi,” katanya.

Akibat tanaman semangka rusak, Muakid menderita kerugian mencapai sekitar Rp 7 juta. Mulai dari pengeluaran biaya pupuk, bibit dan ongkos pekerja dan lainnya.

”Kerugian sekitar Rp 7 juta. Bibitnya saja kemarin habis Rp 1 juta, belum biaya traktor dan upah pekerja itu kisaran Rp 1 juta. Sisanya untuk pupuk dan obat-obatan,” imbuh dia.

Sebagai informasi, banjir yang meluap tersebut berasal dari Saluran Kedungbajul yang tersumbat di bawah jembatan perbatasan dengan Desa Kedungmlati, Kecamatan Kesamben.

Sedangkan mayoritas lahan yang terdampak telah ditanami semangka berusia antara 30 sampai 35 hari, dan belum memasuki masa berbuah. Jika genangan tidak segera surut, petani terancam gagal panen dan menanggung kerugian besar. jb-01/dsy

Berita Terbaru

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam pengembangan penyidikan dugaan Tindak Pidana P…

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Peta kekuasaan di jajaran Kabinet Merah Putih mengalami pergeseran. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai…

Ikuti EJIF 2026, Kota Mojokerto Berpeluang Bidik Investor Kelas Kakap

Ikuti EJIF 2026, Kota Mojokerto Berpeluang Bidik Investor Kelas Kakap

Kamis, 01 Okt 2026 17:27 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita, terus berupaya membuka peluang investasi untuk mendorong…

Mulai Dilirik Investor Asing, Kota Mojokerto Promosikan Pembangunan Sport Centre di EJIF 2026

Mulai Dilirik Investor Asing, Kota Mojokerto Promosikan Pembangunan Sport Centre di EJIF 2026

Kamis, 01 Okt 2026 17:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bergerak cepat merealisasikan pembangunan Kawasan Sport Centre di Lapangan Surodinawan,…

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menunggu datangnya musim hujan di Kabupaten Magetan diprakirakan mulai berlangsung secara bertahap pada akhir 2026. Untuk Kecamatan…

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai wujud peduli sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai memberlakukan gerakan Batu Pilah Sampah dari Rumah menjadi tiga…