SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Jejak kejahatan komplotan pembobol gudang rokok asal Magelang, Jawa Tengah, akhirnya terputus. Aksi terakhir mereka di Jawa Timur dihentikan tim gabungan dari Polda Jatim, Polresta Sidoarjo, dan Polres Tulungagung. Dua pelaku tewas ditembak karena melawan saat hendak ditangkap.
Sebelum beraksi di Jawa Timur, kelompok ini lebih dulu membobol sebuah gudang rokok di Bali pada Senin dini hari, 2 Mei 2025. Aksi mereka di Pulau Dewata terekam kamera pengawas dan sempat viral di media sosial karena tergolong rapi dan cepat.
“Mereka ini sudah beraksi di Bali, lalu pindah ke Tulungagung, Lamongan, Gresik, dan terakhir Sidoarjo. Gerakannya terpantau karena pola dan sasarannya serupa,” ungkap Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur.
Dalam penangkapan itu, dua pelaku berinisial E dan A terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena berusaha kabur dan menabrak petugas saat pengepungan. Satu pelaku lainnya, Kukuh Tri Pamuji, ditangkap hidup-hidup dan kini dalam pemeriksaan intensif.
Kukuh diketahui bukan pemain baru. Ia mengaku pernah terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan (curas) dan pembobolan di beberapa tempat lain. Sementara satu pelaku lagi, berinisial J, masih buron.
“Pelaku J sempat terkena tembakan saat kabur dengan melompati pagar Perumahan Kahuripan Nirwana, Sidoarjo. Saat ini masih kami kejar. Kami pastikan tidak ada tempat aman bagi pelaku kejahatan,” tegas Jumhur.
Dalam operasi ini, polisi menyita barang bukti berupa uang tunai, senjata tajam, serta peralatan pembobol seperti linggis, kunci palsu, dan alat pemotong besi.
Komplotan ini menyasar gudang-gudang distributor rokok besar yang keamanannya lemah. Total kerugian dari aksi mereka ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. ad
Editor : Desy Ayu