Nikahkan Putri Kedua, Anas Fauzie Tekankan Adat Pernikahan Harus Tetap Dilestarikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anak ke dua Anas Fauzie saat membasuh kaki sang suami yang bermakna istri yang berbakti. SP/Achmad Adi
Anak ke dua Anas Fauzie saat membasuh kaki sang suami yang bermakna istri yang berbakti. SP/Achmad Adi

i

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Momen istimewa penuh haru dan makna berlangsung di Pondok Pesantren Ar Rozzaq, Jabung, Kabupaten Malang. Nadya Amri Fauzie, putri kedua dari penghulu viral sekaligus Kepala KUA Lowokwaru, Anas Fauzie, resmi dipersunting oleh Muhammad Syihabuddin, pemuda asal Gresik,Jumat (20/06/2025) dalam prosesi akad nikah yang digelar penuh khidmat.

Bagi Anas Fauzie, pernikahan anaknya ini bukan sekadar penyatuan dua insan, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda. Ia memadukan prosesi pernikahan sesuai syariat Islam dengan adat tradisional yang sarat makna.

“Adat adalah peninggalan para leluhur, para orang tua kita, para guru kita. Senyampang tidak melanggar aturan agama, adat perlu dipelihara. Itu bagian dari cara kita menghormati orang tua,” ujar Anas dalam sambutannya di hadapan para tamu undangan.

Dalam prosesi tersebut, dihadirkan sejumlah adat pernikahan Jawa, seperti sungkem dan simbol mencuci kaki suami oleh istri. Anas menjelaskan bahwa setiap unsur adat bukan sekadar formalitas, tetapi menyimpan filosofi mendalam tentang pengabdian, hormat, dan cinta dalam rumah tangga.

“Dalam adat itu ada ilmunya. Ilmu bekti seorang istri kepada suami, misalnya tergambar melalui mencuci kaki. Bukan soal airnya, tapi pengabdian itu luas maknanya,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya prosesi sungkem, bukan sekadar momen minta restu, tetapi media untuk menyampaikan isi hati anak kepada orang tua.

“Sungkem bukan hanya gerakan tubuh. Di situ ada rasa. Ada nilai historis yang dalam bagaimana ayah membesarkan, ibu melahirkan, mendidik, menyekolahkan. Saat sungkem itu, semua rasa itu bisa terungkap,” imbuhnya.

Anas menegaskan, adat adalah bagian dari ilmu kehidupan. Ia mengajak masyarakat untuk tidak meninggalkan tradisi selama tetap berada dalam koridor syariat Islam. Menurutnya, tradisi yang baik akan memperkuat nilai moral dan mempererat hubungan antar generasi.

Pernikahan yang digelar secara sederhana namun penuh makna itu dihadiri oleh keluarga besar, santri, serta sejumlah tokoh masyarakat. Sebagai penghulu sekaligus pengasuh pesantren, Anas Fauzie memberi teladan bahwa adat dan agama dapat berjalan beriringan, saling menguatkan satu sama lain.

Acara berlangsung dengan lancar, ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah di lingkungan pesantren. Suasana kehangatan dan kebersamaan terasa kuat, menandai lembaran baru kehidupan bagi Nadya dan Syihab.

Pernikahan Nadya Amri Fauzie dan Muhammad Syihabuddin bukan hanya menyatukan dua hati dalam ikatan suci, tetapi juga menjadi panggung edukasi budaya bagi masyarakat. Anas Fauzie membuktikan bahwa tradisi bukan untuk ditinggalkan, melainkan untuk dipahami, dihormati, dan diwariskan kepada generasi mendatang. Ad

Berita Terbaru

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SIDOARJO- Laporan Komisi E DPRD Jawa Timur terhadap usulan anggaran BPBD Jawa Timur pada Rancangan APBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD…

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Belanja logistik untuk penanganan korban bencana di Jawa Timur mendapat atensi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari…

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…